Sebagian besar orang tua menginginkan anaknya memiliki keterampilan dan keahlian agar bisa mandiri. Bonusnya anak bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Oleh sebab itu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah sekolah yang diharapkan, setelah lulus SMP atau sederajat.

Di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), ada satu SMK favorit yang setiap tahunnya selalu dipenuhi pendaftar yang membeludak. Sekolah itu adalah SMK Negeri 5 Banjarmasin. Sekolah yang terletak di Jalan Soetoyo S, Banjarmasin Barat ini adalah SMK yang berusaha menjamin siswanya memiliki keahlian dan siap kerja.

1. Sebanyak 301 perusahaan industri telah bekerja sama dengan SMKN 5

Menurut Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Dr Syahrir, 301 perusahaan industri yang tersebar di Kalimantan Selatan telah menjalin kerja sama. Di mana anak didiknya bisa melakukan program magang sesuai jurusan yang dipegang atau dari 11 program keahlian yang dimiliki SMK tersebut.

11 Program Keahlian itu meliputi :

1. Teknik kontruksi dan perumahan

2. Teknik DPIB

3. Teknik Geospasial

4. Teknik Ketenagalistrikan

5. Teknik mesin

6. Teknik penjelasan dan pabrikasi logam

7. Teknik Komputer dan Informatika

8. Teknik otomatis

9. Teknik Elektronika

10. Teknik Kimia Industri

11. Disain Komunikasi visual

“Semua program keahlian itu sudah mendapat kerjasama dengan pihak perusahaan industri,” katanya.

2. SMKN 5 adalah salah satu SMK terbaik di Kalsel

Sebagai SMK terbaik di Kalsel, sekolah ini memiliki lisensi SMK Pusat Keunggulan yang dinilai dari kompetensi keahlian mekatronika, teknik alat berat dan mesin. Kemudian lisensi sertifikasi LSP-P1, dan akreditasi A.

Kemudian dari 11 alternatif kejuruan itu, SMKN 5 telah banyak menciptakan berbagai produk yang siap untuk dipasarkan. Produk di antaranya seperti meja kursi, perlengkapan mandi dan minuman siap saji telah dihasilkan sekolah ini.

Sekolah juga mewajibkan siswanya untuk melaksanakan magang selama 6 bulan di perusahaan industri yang tak lepas dari pengawasan guru-guru pendidik.

3. Fasilitas memadai dan profesionalitas guru

Dengan jumlah siswa 2.358, tentu jumlah guru yang profesional linier dengan keilmuannya menyesuaikan kuantitas siswa tersebut. Adapun jumlah guru yang terdiri dari PNS, PPPK, dan honorer ada 156 orang.

Memiliki fasilitas serta sarana ajar mengajar, seperti lab setiap jurusan, memiliki tim manajemen yang solid, memiliki tenaga pendidik yang kompeten, memiliki RPS standar industri dan layanan berbasis data digital.

Baca Juga : 5 Daftar SMK Terbaik di Kota Surakarta Versi Kemendikbud, Ada Sekolahmu?

4. Kualitas guru selalu dijaga

Perlu diketahui, SMKN 5 Banjarmasin melaksanakan kegiatan implementasi pembelajaran SMK Pusat Keunggulan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan atau bimbingan terhadap guru-guru dalam mengajar agar lebih baik dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Inovasi dari kurikulum ini yaitu penggantian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi modul ajar yang menjadi panduan guru dalam mengajar. Evaluasi dari pendampingan implementasi ini yaitu memperbaharui program di perangkat yang digunakan siswa untuk pemrograman dasar dan melengkapi modul ajar. Pendampingan impementasi pembelajaran ini diharapkan mampu membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih baik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) soal membuat trobosan baru dengan program “Pernikahan Massal” antara Pendidikan Vokasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dengan meluncurkan Program Upskilling dan Reskilling Guru SMK.

Dengan Program Upskilling dan Reskilling Guru SMK ini Kemendikbud merancang kurikulum SMK yang baru, yakni lebih sederhana dan sesuai dengan kebutuhan industri karena disusun bersama industri. Di mana Program Upskilling adalah program untuk meningkatkan kemampuan guru, sedangkan Reskilling adalah pelatihan kemampuan baru bagi para guru SMK.