Semaraknya Hari Pemuda

Peserta parade busana etnis nusantara yang dilakukan pelajar SMAN 1 Tenggarong mendapat apresiasi penonton yang menyaksikan di kiri kanan jalan yang dilewati.(joe)

TENGGARONG – Peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober Selasa hari ini di Kutai Kartanegara ditandai \ upacara di sejumlah sekolah mulai SD hingga sekolah tingkat atas. Bagi mahasiswa yang tergabung dalam wadah organisasinya melakukan orasi di jalan hingga parade busana daerah.

Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong yang tergabung dalam wadah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kukar menandai peringatan hari sumpah pemuda 2014 dengan mengelar aksi damai. Tujuan dari aksi damai ini selain menggugah generasi muda tetap idealis dan berorientasi kepada perubahan yang lebih baik juga mengingatkan pemuda mempersiapkan perannya sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam aksi yang dilakukan dipersimpangan jalan ini sempat menarik perhatian pengguna jalan namun tidak menyebabkan lalulintas macet. Mereka selain berorasi juga membawa spanduk bertuliskan keprihatinan terhadap masih lemahnya upaya pemberantasan KKN. Kepada Pemkab Kukar pendemo minta agar segera mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Pendemo juga membagi bagikan selebaran bertajuk Selebaran Putih Hari Sumpah Pemuda 2014.

Orator aksi damai PMII Fauzan di orasinya mengatakan hari sumpah pemuda merupakan momentum bagi PMII mengajak generasi muda sadar dan jangan terlena dengan kondisi kekininaan bangsa Indonesia. Fauzan yang masih kuliah di FKIP Unikarta Jurusan Bahasa Inggeris ini juga sempat mengutip sejumlah jargon-jargon tentang pemuda yang pernah dilontarkan Presiden Pertama RI Sukarno dan tokoh ternama lainnya.

Sementara di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tenggarong pelaksanaan hari pemuda ditandai dengan melaksanakan parade dan pawai serta upacara bendera di halaman sekolah. Parade dan pawai ini dilakukan di sepanjang Jalan Mulawarman, Jalan Mawar dan Jalan Pattimura Tenggarong berjarak 3 kilometer. Semua peserta parade SMAN 1 Tenggarong ini mengenakan busana khas tradisi sejumlah etnis yang ada di nusantara. Mulai busana adat bali, beberapa komunitas etnis dayak, Jawa, Minang hingga Aceh sampai Papua.

Rosi pelajar kelas 11 SMAN 1 Tenggarong saat ditemui usai mengikuti parade busana nusantara mengaku jika busana yang dikenakannya yaitu dari adat Dayak Kenyah. Karena menurutnya selain sesuai dengan busana etnisnya sendiri. Juga busana yang dipakainya merasa dirinya tampil lebih elegan dan percaya diri. Menyinggung peringatan hari pemuda menurutnya suatu momen dimana generasi muda untuk menyadari perannya sebagai generasi penerus.(hms-di01)

Sumber : http://humas.kutaikartanegarakab.go.id/read/news/2014/8875/semaraknya-hari-pemuda-.html#