Tunggu Prognosis Kepala Daerah

Optimistis RAPBD-P Disahkan Bulan Ini

TENGGARONG – Isu defisit anggaran masih mewarnai pembahasan RAPBD-P Kutai Kartanegara (Kukar) 2014. Namun demikian, DPRD Kukar belum bisa berkesimpulan apakah anggaran defisit atau surplus. Sebab, bupati selaku kepala daerah belum menyerahkan prognosis semester pertama dan prognosis semester kedua ke DPRD.

Angka defisit anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp 2,2 triliun merupakan estimasi individu tertentu. Sedangkan DPRD secara kelembagaan belum bisa memberikan estimasi. “Jadi, nanti diketahui anggaran defisit atau surplus setelah ada surat resmi dari eksekutif ke legislatif. Prognosis itu masih kami tunggu,” terang Suratman Mustakim, juru bicara DPRD Kukar.

Kendati sampai akhir Juni prognosis anggaran belum diserahkan kepala daerah, namun Suratman tetap optimistis target pengesahan RAPBD-P 2014 akan terealisasi paling lambat pertengahan bulan ini. “Kamis siap bekerja maraton siang dan malam untuk merampungkan pembahasan RAPBD-P. Sebab, ini kepentingan masyarakat,” kata Suratman.

Mengenai rencana Pemkab untuk melakukan rasionalisasi, jika benar-benar terjadi defisit anggaran, pada prinsipnya DPRD mendukung. Hanya kontrak yang telah disepakati sebelumnya oleh eksekutif dan legislatif, nilainya tidak bisa serta-merta dipangkas atau dirasionalisasi.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kukar Salehudin menjelaskan, upaya mempercepat pengesahan RAPBD-P agar rencana pembangunan di Kukar tak terhambat faktor anggaran. Sehingga serapan anggaran bisa lebih maksimal tahun ini. “Jadi, upaya percepatan tersebut tidak ada kaitannya dengan isu defisit anggaran atau isu apapun,” ujarnya.

Secara kelembagaan, DPRD telah siap membahas RAPBD-P. DPRD tinggal menunggu kesiapan pihak eksekutif. “Kami juga melakukan studi komparatif dan workshop untuk membahas masalah perubahan anggaran,” ucapnya. (adv/kri2/k9)

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/82487-tunggu-prognosis-kepala-daerah.html