Rita: Buang Sampah Sembarangan, Memalukan!

TENTU menyenangkan jika saat berada di taman atau di tempat-tempat umum di suatu kota, tidak terlihat satu pun sampah, apalagi sampai berserakan. Hal tersebut menjadi keinginan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari untuk daerah yang dipimpinnya, terutama di Tenggarong. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk terus mempercantik kota dengan menjadikan tempat umum semakin bersih dan indah, di antaranya mengintensifkan kerja instansi yang berhubungan dengan kebersihan dan pertamanan, termasuk menambah bunga dalam pot di tempat umum, serta memperbanyak tempat sampah. Bahkan seluruh staf Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Tenggarong sudah dua kali turun ke tempat-tempat umum dan jalan utama Kota Raja untuk memungut sampah, memotong rumput, mengecat trotoar, dan pangkal pohon-pohon pelindung di tepi jalan.
Selain itu, bersama Forum Kabupaten Sehat Kukar di bawah pimpinan Abrianto Amin, Pemkab Kukar sudah blusukan ke kecamatan-kecamatan untuk memperkuat kesadaran masyarakat pentingnya berperilaku hidup sehat dan mengelola sampah dengan baik. Hasilnya memang sudah terlihat, di Tenggarong mulai kurang terlihat sampah berserakan di jalanan. “Satu kantong sampah saya tidak penuh, kotoran sudah tidak berserakan lagi. Artinya, kesadaran masyarakat mulai terbangun,” ujar Rita usai memungut sampah di jalan-jalan utama Tenggarong, saat memelopori kegiatan bersih-bersih Kota Tenggarong belum lama ini. Namun Rita mengatakan, masih bisa menemukan puntung rokok dan kemasan minuman di taman pedestrian yang menjadi salah satu pilihan favorit warga untuk bersantai. Untuk itu, dia mengimbau, siapa saja yang menggunakan taman pedestrian untuk bersantai atau berwisata menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang ke sungai.
“Kalau tempat sampahnya jauh, ya dipegang atau disimpan dulu sampahnya sampai nanti ketemu tempat sampah baru dibuang,” imbaunya. Guna memantau perilaku kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, Pemkab Kukar akan memasang kamera televisi sirkuit tertutup atau Closed Circuit Television (CCTV) di tempat-tempat umum, di antaranya taman pedestrian sepanjang turap Sungai Mahakam, Tenggarong. “Saya akan menyuruh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) untuk memasang dan memantau CCTV itu nanti,” ujarnya. Upaya tersebut, menurut dia, akan didukung dengan peraturan daerah yang segera keluar, sehingga siapa yang membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi.
Ajakan untuk melaksanakan pola hidup sehat dan sadar kebersihan itu, menurut Bupati perempuan pertama di Kaltim itu, agar Tenggarong bahkan Kukar menjadi daerah yang bersih, sehat, rapi, dan indah.   Seperti di luar negeri, semisal Singapore yang masyarakatnya malu jika terlihat membuang sampah sembarangan. “Buang sampah sembarangan, memalukan. Tunjukkan kita bisa berperilaku bersih dan sehat, karena kebersihan itu sebagian dari iman,” ujarnya. (hmp03/ibr/k11)
Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/69318/rita-buang-sampah-sembarangan-memalukan.html