Rita, Ketum Pemuda Pelopor Nasional

TENGGARONG – Rita Widyasari yang merupakan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terpilih sebagai Ketua Umum Forum Pemuda Pelopor Nasional periode 2013-2018, menggantikan Kusumo Priyono yang telah memimpin organisasi tersebut selama 20 tahun. Terpilihnya Rita, merupakan hasil Konsolidasi Nasional Kongres Pemuda Pelopor yang dihadiri 100 Pemuda Pelopor se-Tanah Air. Kongres dimulai Jumat (25/10) malam di hotel Grand Elty Tenggarong, dan ditutup pada Senin (28/10) di Pendopo Odah Etam.
Ketua panitia konsolidasi tersebut, Kusumo Priyono mengatakan, Rita terpilih secara aklamasi. “Semua yang hadir pada kongres tersebut sepakat menjadikan Rita pemimpin Pemuda Pelopor hingga 2018 mendatang,” ujar Kusumo saat menyampaikan laporannya pada penutupan Konsolidasi Nasional Kongres Pemuda Pelopor itu. Dia menjelaskan, sebenarnya ada beberapa kandidat, baik itu beberapa kepala daerah termasuk Rita, kemudian politikus, tokoh masyarakat dan agama. Majelis Tinggi Pemuda Pelopor telah lama memantau rekam jejak para Pemuda Pelopor yang berpotensi, termasuk Rita.
“Namun saat kongres, semua sepakat memilih Rita. Ini bagus untuk kesetaraan gender, jadi perempuan pun bisa memimpin, sehingga ini merupakan sejarah,” terangnya. Sementara Rita Widyasari dalam sambutannya mengatakan tak menyangka bisa terpilih menjadi ketua umum Pemuda Pelopor. “Tak pernah terbesit dalam hati saya untuk menggantikan Pak Kusumo,” ujarnya. Menurut Rita, terpilihnya dia secara aklamasi merupakan sesuatu di luar kebiasaan.
“Biasanya pimpinan organisasi nasional itu orang dari Jawa, tapi saya orang Kalimantan bisa memimpin organisasi nasional, ini bersejarah bagi saya,” ungkapnya. Selanjutnya, Rita akan berusaha menjalankan amanat dengan sungguh-sungguh, sehingga kepercayaan yang telah diberikan kepadanya dapat terlaksana dengan baik.
Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga KRMT Roy Suryo saat menutup Konsolidasi Nasional Kongres Pemuda Pelopor itu mengucapkan selamat atas terpilihnya Rita Widyasari. Roy berpesan agar Rita bersama pengurus Pemuda Pelopor tetap menjadikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, sebagai acuan.
“UU nomor 40 tersebut di dalamnya ada koridor yang mengatur tentang kepemudaan, jadi jalankan dan hormati peraturan itu,” pesannya. Selain Pemuda Pelopor se-Indonesia, acara penutupan kongres tersebut juga dihadiri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, unsur forum koordinasi pimpinan daerah, dan kepala instansi di lingkungan Pemkab Kukar, serta organisasi pemuda di Kukar. (hmp03/wan/k8)

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/37792/rita-ketum-pemuda-pelopor-nasional.html