Lahan Gambut di Kukar Bakal Konservasi

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Rapat Sekretaris Kabupaten, Kamis (25/4) lalu. Rakor itu membahas penetapan lokasi dan luasan areal untuk model konservasi lahan gambut di Kukar.
Rapat dipimpin Asissten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Bahteramsyah, didampingi Kepala Bidang Pemerintahan dan Aparatur Bappeda, Hamli, dan dihadiri perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, di antaranya, Dinas Perkebunan, dan Kehutanan, Dinas Pertambangan dan Energi, Bappeda, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Balitbangda, Dinas Pertanahan, Dinas Pariwisata, Kecamatan Muara Kaman, dan Kecamatan Muara Uwis, serta Yayasan Clinton Climate Initiative (CCI) dan Bioma sebagai inisiator.
Rapat diawali penyampaian presentasi dari perwakilan Yayasan CCI, Wijaya yang menjelaskan Kukar memiliki lahan gambut terluas di Kaltim, sebesar 235.862 hektare (Bioma, 2012), dan memiliki level tertinggi dari share emisi di tingkat provinsi (DDPI & Pemprov Kaltim, 2011), serta sangat berperan dalam isu-isu perubahan iklim, dan juga rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung secara periodik. Dari hasil penafisan seluas 76,882 hektare yang terdapat di lima kecamatan atau 30 desa diperuntukkan bagi konservasi lahan gambut. “Itu mengapa konservasi gambut Mahakam Tengah di Kukar perlu dilakukan, karena Kukar memiliki lahan gambut terluas di Kaltim yang kaya dengan keanekaragaman hayati dan cadangan karbon,” ujar Wijaya.
Sementara itu, Bahteramsyah mengatakan, langkah yang akan ditempuh Pemkab Kukar membentuk tim kecil beranggotakan SKPD terkait, yakni Bappeda, Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Distamben, dan BLHD yang memetakan luasan lahan gambut yang akan dikonversi. “Langkah ini dulu yang mesti dilakukan sebelum menginjak ke langkah berikutnya, saat ini kami baru mendapatkan pencerahan” ujar Bahteram.
Ia mengatakan hasil rakor ini akan ditindak lanjuti oleh SKPD terkait dengan pembentukan tim yang akan merumuskan hasil kajian yang disampaikan Yayasan Bioma dan CCI, dengan melakukan inventarisasi data lokasi dan luasan area potensi model konservasi lahan gambut. (hmp 12/rom)

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/18709/lahan-gambut-di-kukar-bakal-konservasi.html