Kukar Susun Regulasi Kewirausahaan Pemuda

TENGGARONG , Guna mengumpulkan bahan untuk penyusunan  regulasi tentang kewirausahaan pemuda, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah melaksanakan study ke Dinas Pemuda dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung, akir pekan lalu.

“Dipilihnya Kabupatan Bandung untuk kita belajar karena disana terelebih dahulu telah memiliki kebijakan tentang kewirausahaan dan kepeloporan pemuda,” ujar Asisten Bidang Kesra dan Humas Setkab Kukar H Bahrul saat dihubungi, Senin (1/4).

Dikatakn Bahrul, saat ini Pemkab Kukar sudah memeiliki peraturan tentang kemitraan pemuda dengan pengusaha, namun belum memiliki regulasi khusus mengenai kewirausahaan dan kepeloporan pemuda. Padahal menurutnya peraturan tersebut sangat penting guna  menumbuhkembangkan semangat pemuda untuk berwira usaha dan mandiri.

“Kami ingin pemuda tak hanya berfikir untuk menjadi PNS atau karyawan swasta, namun mampu menciptakan usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada,” harapnya.

Pada studi di Dispopar Kabupaten Bandung tersebut, tim Pemkab Kukar yang dipimpin H Barul didampingi Kabag Kesra HM Arsyad beserta beberapa Kasubbag, Bagian Hukum dan Bagian Adimistrasi Pereonomian Setkab Kukar. Tim study Pemkab Kukar itu diterima oleh Asisten Administrasi Setkab Bandung H Bambang Budi Rahardjo dan Kepala Dispopar Etti Risnawati beserta staf dan KNPI Bandung.

Dari study tersebut didapatkan pengetahuan yakni diantaranya, pengembangan usaha di Bandung di sesuaikan dengan minat, bakat potensi pemuda dan lingkungan setempat.

Etty mengatakan, kajian regulasi kewirausahaan pemuda di wilayahnya didasari filosofis, geografis dan keadaan penduduk.

Adapun yang sudah dilakukan untuk mengembankan kewirausahaan peuda, yakni pihaknya melakukan pembinaan sedikitnya lima kelompok pemuda dalam satu kecamatan, dalam hal  pelatihan kewirausaahan.

“Jadi pembinaan dilakukan sesuai bakat dan potensi alam di tiap kecamatan, materi platihan juga disesuaikan dengan kebutuhan pemuda dilapangan untuk mengembangkan usaha,” terangnya.

Selain itu pada lembaga kewirausahaan pemuda, diktakan Etty ditangani dengan saling bersinergi antar SKPD, hal itu berkaitan dengan pembinaan dan bantuan.

Sementara Kabag Kesra Setkab Kukar HM Arsyad mengatakan hasil study tersebut merupakan salah satu bahan untuk menyusun Raperda tentang kewirausahaan dan kepeloporan pemuda.

“Bahan yang sdah didapatkan dari studi di Dispopar Bandung ini  menjadi salah satu bahan guna menyusun Raperda tentang kewirausahaan dan kepeloporan pemuda,” demikian ujarnya. (vb/hayru)

Sumber :  http://www.vivaborneo.com/kukar-susun-regulasi-kewirausahaan-pemuda.htm