Gunakan Perangkat Lunak yang Legal

TENGGARONG  – Penggunaan aplikasi open source menjadi solusi penggunaan perangkat lunak yang legal. Hal ini telah dideklarasikan dalam Program Nasional Indonesia Go Open Source (IGOS) yang ditandatangani lima menteri.
Kelimanya yaitu Menteri Kominfo, Menteri Riset dan Tekhnologi, Menteri PAN-RB, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Hukum dan HAM. Adapun isi deklarasi, menyepakati bahwa seluruh instansi pemerintah wajib memanfaatkan aplikasi perangkat lunak legal.
Kabid Telematika, Diskominfo Kukar, HAM Decki Ismail, mengatakan bahwa kebiasaan menggunakan perangkat lunak yang belum bersertifikasi perlu diubah. Secara bertahap disesuaikan dengan isi deklarasi yaitu pemanfaatan perangkat lunak legal yang disebut open source dengan menggunakan program Linux.
Didampingi  Kasi e-Government Ida Fitriani, belum lama ini, Decki mengatakan, aplikasi open source terus dikenalkan kepada masyarakat. Dalam waktu dekat, Diskominfo menyosialisasikan aplikasi kepemerintahan dan layanan publik. Caranya melalui workshop yang diselenggarakan untuk siswa SMA/SMK dan guru. Dilanjutkanworkshop mahasiswa Unikarta yakni penerapan aplikasi open source penulisan karya ilmiah bekerja sama dengan Universitas Mulawarman, Samarinda.
“Kegiatan ini bertujuan sebagai cikal-bakal dibentuknya komunitas IT di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dapat menumbuhkan kesenangan mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan teknologi informatika dan komunikasi. Kami berharap sekolah yang telah mendapat undangan segera mendaftarkan diri,” ujar Decki.
Dikatakan, sosialisasi dan bimtek pemanfaatan aplikasi e-Business juga ditujukan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kukar. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kementerian Kominfo dan Disperindagkop Kukar.
Dari sini, UMKM terbiasa memanfaatkan media elektronik untuk mempromosikan produk lokal. “Kami telah mengajukan permohonan Fasilitasi Pusat Komunitas Kreatif kepada Kementerian Kominfo. Insya Allah ditempatkan di Kecamatan Sangasanga yang menjadi lokus pengembangan daerah wisata juang,” kuncinya. (hmp02/fel)

 

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/16982/gunakan-perangkat-lunak-yang-legal.html