RSUD ABADI Miliki Ruang Hemodialisa, VIP dan Poliklinik TB Paru

Tenggarong, Pelayanan medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Batara Agung Dewa sakti(ABADI) Samboja kini semakin lengkap dengan diresmikannya Ruang Hemodialisa, Ruang VIP, Ruang Poliklinik TB Paru dan juga masterplan RSUD ABADI serta penyerahan ambulance 118 oleh Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari pada Rabu(23/01) di Aula serbaguna RSUD ABADI Samboja.

peresmian-1_zpsae589d09“Rumah sakit merupakan salah satu sistem yang focus pada pelayanan kesehatan dan mengelola pelayanan kesehatan lanjutan yang tidak dapat dilayani oleh fasilitas pelayanan kesehatan dasar karena sifatnya pelayanan kesehatan lanjutan maka rumah sakit semakin terspesialisai sesuai kordiasi yang dibutuhkan,“ ungkap Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Peresmian Ruang Hemodialisa merupakan salah satu syarat untuk memiliki ruang VIP untuk menambah kualitas pelayanan rumah sakit. Ruang Hemodialisa yang dikhususkan untuk menangani pasien gagal Ginjal atau cuci darah merupakan salah satu fasilitas penunjang yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat

Ia berharap kepada RSUD ABADI ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat baik yang terkena penyakit maupun memberikan pencegahan bagi masyarakat disekitar samboja dan Kuka dan bisa menjadi rumah sakit percontohan di Indonesia. Selain mempunyai system kesehatan daerah secara internal juga merupakan sebuah system melalui sebuah kualitas SDM, peralatan medis, obat-obatan pelayanan fungsional dan prosudural sop untuk berproses melayani kesehatan mengasilkan out put –out come yang diharapkan berupa kesembuhan pasien dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

Menurut Rita, orang yang bisa menyembuhkan merupakan orang yang berbakat tetapi orang yang bisa mencegah itu merupakan orang yang hebat. Karenanya, ia mengajak bersama-sama mencegah penyakit dari rumah sakit ini. Rumah sakit dikatakannya tidak hanya sekedar mengobati tetapi juga mencegah dengan memberkan penyuuhan-penyuluhan kepada masyarakat tentang mencegah penyakit.

Harapan Rita kedepan, rumah sakit ini dapat mengelola berbagai macam masalahnya termasuk masalah keuangan agar tetap mendapat WTP yang diharapkan pemerintah kukar. Ia juga berharap rumah sakit ini dapat mengelola manajemennya secara baik, memberikan rasa nyaman terhadap pasien dan juga kualitas SDM ditingkatkan serta.

“Jangan sampai ada keterlambatan intensip dan gaji itu yang harus dipikirkan direktur rumah sakit karena kalo perawat dan dokternya sudah marah akan berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat,” imbuhnya sambil tersenyum

Peresmian Ruang Hemodialisa ruang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan Kukar, Rumah sakit ini dapat menjadi pionir nantinya dikecamatan-kecamatan.Pemkab kukar juga akan meresmikan rumah sakit yang berada di Kecamatan Kota Bangun pada bulan Pebruari mendatang.

“Dengan dibangunnya ruang VIP saya berharap pelayanan tidak dibeda-bedakan, semua mendapat pelayanan kesehatan yang sama hanya untuk orang-orang yang memiliki kelebihan bisa diberikan fasilitas yang lebih karena membayar lebih tapi untuk pelayanan semua sama baik yang memiliki uang maupun tidak” ungkap Rita menekankan.
Untuk rumah sakit ABADI merupakan rujukan dari Jamkesda yang mana jamkesda itu diperuntukan untuk masyarakat Kukar dengan syarat memiliki KTP Kukar. Nantinya Rita akan bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit dijakarta untuk program jamkesda, jamkesda nantinya tak hanya mencakup kabupaten kukar saja tetapi juga rumah sakit Bontang, samarinda, Balipapan dan Jakarta

“Saya membuka akses kepada masyarakat untuk memberi tahu kepada saya bagaimana pelayanan masyarakat berjalan dengan baik, mari sama-sama kita menjadi pengawas pelayanan publik demi mencapai kualitas yang baik” ujar Rita mengakhiri sambutannya.(vb/lina)

Sumber : http://www.vivaborneo.com/rsud-abadi-miliki-ruang-hemodialisa-vip-dan-poliklinik-tb-paru.htm