Rebahkan Pylon Jembatan, Lalulintas Sungai Mahakam Ditutup

TENGGARONG-, Proses perebahan pylon jembatan Kutai Kartanegara dijadwalkan akan berlangsung selama 2 minggu yaitu tanggal 4 – 17 November 2012 mendatang. Selama kegiatan tersebut, jalur lalulintas Sungai Mahakam yang melintasi lokasi pylon akan ditutup total. Hal ini kami dilakukan demi keselamatan dan keamanan bersama.

Hal tersebut disampaikan penanggungjawan PT Hutama Karya (HK) Idwan Suhendra pada rapat rencana perebahan pylon jembatan yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kukar HM Ghufron Yusuf di Ruang Eksekutif Bupati, Kamis (25/10).

Rapat juga dihadiri, Asissten I Chairil Anwar, Asissten III Chairul Fadlan, Asissten IV H Bahrul, Kepala Dinas Cipta Karya wicaksono Subagyo, Kadis Kominfo H Surip, Perwakilan Polres Kukar, perwakilan Kodim 0906, perwakilan KPLP dan perwakilan beberapa SKPD terkait.

Gufron yang didampingi Plt Sekdakab Edy Damansyah meminta penjelasan dari PT HK terkait rencana perebahan pylon jembatan yang akan dkerjakan dalam waktu dekat, selain itu juga meminta masukan dari beberapa pihak terkait agar pelaksanaan pekerjaan nanti berjalan lancar.

Dia juga mengharapkan pada saat dilakukan pekerjaan hendaknya faktor keamanan dan keselamatan disekitar proyek, baik itu para pekerja maupun masyarakat disekitar betul – betul diperhatikan, sehingga tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Ghufron meminta Satpol PP untuk berkoordinasi dengan Polres dan Kodim, untuk menjaga keamanan selama pekerjaan berlangsung maupun setelah pylon direbahkan, “Karena setelah pylon direbahkan kemudian dipotong – potong, dan akan diletakkan di belakang soto makasar, untuk itu perlu dilakukan penjagaan untuk keamanannya” ujarnya lagi.

Sementara itu Plt. Sekdakab Edy Damansyah, mengatakan terkait teknis pekerjaan pemkab tidak akan ikut campur, namun masyarakat di Tenggarong khususnya apabila kumpul-kumpul yang ditanyakan selalu kapan pylon jembatan akan dirobohkan, dan selalu jawaban yang bisa diberikan bahwa masih menunggu persiapan dari Hutama Karya, “Jadi ada bahasa yang berkembang dimasyarakat kita, mereka katakan Hutama yang mengawali hutama juga yang mengakiri” kelakar Edy

Idwan memaparkan bahwa pekerjaan secara keseluruhan terdiri dari 7 item, yakni 6 item khusus pekerjaan perebahan akan dikerjakan selama 13 hari, dan 1 item yakni penggulungan kabel hulu dan hilir selama 10 hari. (vb/hm12)

sumber : http://www.vivaborneo.com/rebahkan-pylon-jembatan-lalulintas-sungai-mahakam-ditutup.htm

Kodim 0906 Tenggarong Peringati HUT TNI ke-67

TENGGARONG – , Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0906 Tenggarong Letkol Inf Dendi Suryadi bertindak sebagai inspektur upacara dalam memperingati Dirgahayu HUT TNI ke-67 yang berlangsung sederhana, Jumat (5/10) di Kodim 0906 Tenggarong.

Upacara itu juga dihadiri unsur Muspida, Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan dan SDM H Otoy Usman, DPRD Kukar staf Kodim dan undangan lainnya.

Dalam amanatnya Panglima TNI Agus Suhartono disampaikan Komendan Kodim 0906 Tenggarong Dendi Suryadi mengatakan bahwa, TNI menyatakan tekadnya yang dituangkan dalam sebuah tema yaitu “Dilandasi profesionalisme, semangat juang dan soliditas, TNI bersama segenap komponen bangsa siap menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayan NKRI”.

Kebulatan tekad tersebut kata Dendi, hendaknya tidak menjadi jargon belaka, namun harus menjadi dorongan yang kuat bagi segenap prajurit TNI, guna mewujudkan “Postur TNI” yang benar-benar berjatidiri sebagai tentara nasional, tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara profesional yang solid, modern, berwawasan kebangsaan dicintai dan mencintai rakyat.

Dalam sambutannya juga mengingatkan dan menginstruksikan untuk dipedomani antara lain, mantapkan keamanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam melaksanakan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tugas tentara itu berkaitan langsung dengan tegak dan runtuhnya negara oleh karena itu tugas diatas segala galanya. Junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan negara RI yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945.

Kemudian tingkatkan kewaspadaan dengan mencermati dan mengantisipasi perkembangan situasi secara terus menerus terhadap adanya ancaman yang merongrong kedaulatan dan keutuhan NKRI. Pegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman pada Sapta Marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI, taati hukum dan hormati hak azasi manusia. Serta mantapkan kepemimpinan lapangan, budayakan belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh karena belajar dan berlatih merupakan jalan utama menuju tercapainya profesionalisme keprajuritan yang dibutuhkan sebagai garda terdepan dan benteng terahir pertahanan dan keamanan NKRI. Demikian pesannya. (vb/ir)

sumber : http://www.vivaborneo.com/kodim-0906-tenggarong-peringati-hut-tni-ke-67.htm

Ketua DPRD Tinjau Jalan Trans Kalimantan

Samarinda-, Ketua DPRD Kaltim, HM Mukmin Faisyal HP meninjau jalan Trans Kalimantan poros selatan, 2-3 Oktober 2012, mulai wilayah Penajam Paser Utara hingga Gunung Halat, Kabupaten Paser, perbatasan dengan Kalimantan Selatan.

“Tujuan peninjauan adalah untuk melihat secara langsung kerusakan jalan Trans Kalimantan poros selatan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Sudah ada perbaikan yang didanai APBN. Harus terus kita perjuangkan agar jalan yang menghubungkan Kaltim – Kalsel ini bisa mulus,” kata Mukmin Faisyal, Rabu (3/10) kemarin di sela-sela peninjauan jalan Trans Kalimantan poros selatan di batas Kaltim – Kalsel.
Ketua DPD Partai Golkar Kaltim ini didampingi anggota Komisi V DPR RI, Hetifah Sjaifudian Siswanda, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Dahri Yasin dan anggota Komisi I yang juga Sekretaris Fraksi Golkar, H Suwandi.
Menurut Mukmin Faisyal, dari hasil peninjauan diketahui ada sejumlah kerusakan berat dan ringan pada ruas jalan Trans Kalimantan poros selatan tersebut. Kerusakan umumnya disebabkan hilir mudik kendaraan berat, seperti truk-truk besar yang muatannya di atas delapan ton, selain karena faktor alam, yakni hujan deras yang mengakibatkan badan jalan longsor dan ambles.
“Saya mengharapkan pemerintah pusat dapat meningkatkan bantuan dari APBN untuk pembangunan jalan Trans Kalimantan poros selatan ini, karena bagaimana pun jalan negara merupakan tanggung jawab pemerintah pusat,” kata wakil rakyat asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini.
Meskipun demikian, apabila kondisi memaksa, Pemprov Kaltim bisa ikut mendanai pembangunan jalan Trans Kalimantan poros selatan tersebut memakai APBD provinsi, seperti pada poros Gusiq-Simpang Blusuh yang menggunakan pola kontrak tahun jamak (MYC).
Tapi sedapat mungkin pembangunan jalan Trans Kalimantan dibiayai dana APBN, mengingat Kaltim masih memerlukan banyak dana untuk membiayai sektor-sektor pembangunan lainnya.
“Ada Bu Hetifah di Komisi V DPR RI, tentu kita harapkan bisa memperjuangkan anggaran pembangunan jalan Trans Kalimantan tersebut, baik poros selatan ini, maupun poros tengah dan utara,” kata Mukmin Faisyal.
Rombongan Ketua DPRD Kaltim mendapatkan penjelasan dari staf Dinas PU Kaltim, saat ini tengah dikerjakan proyek jalan sepanjang lebih kurang 95,045 Km pada ruas Trans Kalimantan poros selatan tersebut, dimulai dari Jembatan Sengayama dan berakhir di Simpang Kuaro, dengan dana APBN Rp300 miliar. (vb/mir)

sumber : http://www.vivaborneo.com/ketua-dprd-tinjau-jalan-trans-kalimantan.htm

Bupati Inginkan Tenggarong Rumah Bagi Pengusaha

JAKARTA – , Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menginginkan agar kota Tenggarong menjadi rumah kedua bagi para pengusaha yang wilayah operasionalnya di wilayah Kukar.

“Untuk itu Kami harap pengusaha menjadikan Tenggarong sebagi kampung ke dua untuk ditempati dan dicintai, karena tak sedikit anda-anda telah mengeksploitasi sumberdaya alam Kukar,” ujar Rita saat acara peluncuran Pusat Perkantoran dan Bisnis Tenggarong dengan nama Royal World Plaza (RWP), Rabu (3/10) di hotel Four Season, Jl HR Rasuna Said Jakarta.

Dikatakannya selama ini ibu Kota kabupaten Kukar tersebut tak sesuai dengan predikat anggaran besar, tetapi fasilitas belum memadai, misalnya pusat keramaian yang belum ada. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kukar telah membuat peraturan bagi semua Perusahaan yang wilayah operasionalnya di Kukar agar berkantor di Tenggarong.

“Tujuannya untuk memudahkan koordinasi dan tentusaja memnghidupkan Tenggarong agar lebih ramai yang berbuntut pada berkembangnya ekonomi kretaif warga,” demikian harapnya.

RWP tersebut rencananya mulai dikerjakan dengan mendirikan tiang pancang 7 November tahun ini, dan diharapkan bisa selesai 07 November 2014. Seusuai perencanaan, terdapat dua tower yang berada di atas pusat komersil area, tower pertama 7 lantai, dan tower kedua sebanyak 11 lantai. Pembangunannya tidak menggunakan dana APBD melainkan dari investor, yaitu PT Citra Gading.

Acara peluncuran RWP tersebut berlangsung meriah dan santai, dipandu pembawa acara ternama yaitu Ferdy Hassan dan Tamara Geraldine, dan dihibur tari-tarian serta fashion show. Selain dihadiri ratusan pengusaha, juga dihadiri pejabat serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pemkab Kukar.

Tak hanya sekedar Peluncuran RWP, acara juga sekaligus dirangkai dengan transaksi atau pemesanan blok-blok RWP oleh pengusaha. Banyak blok yang terjual, namun ada juga yang belum, diantaranya karena utusan perusahaan yang datang tak semuanya pengambil keputusan.

“Saya optimis semua blok RWP terjual, karena selain peraturannya ada, kami juga mengharapkan agar pengusaha berkomitmen untuk memberikan perhatian ikut membangun Kukar yaitu dengan berkantor di RWP,” demikian harap Rita. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/bupati-inginkan-tenggarong-rumah-bagi-pengusaha.htm

Bupati Kukar Terima Penghargaan Meneg PP dan PA

TENGGARONG – , Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) rencananya akan menerima penghargaan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP da PA) pada hari ini, Rabu (3/10) di Hotel Grand Sahid, Jakarta.
Kabag Humas dan Protokol Sekrertariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto mengatakan penghargaan yang akan diterima tersebut merupakan buah dari upaya Pemkab memberikan akta kelahiran bebas bea alias gratis.
“Di Kukar ini anak berumur 1 sampai 60 hari gratis mengurus akta kelahiran, karena hal ini Bupati akan menerima penghargaan dari Meneg PP dan PA,” ujarnya saat ditemui, Selasa (2/10).
Hal tersebut berdasarkan surat dari Meneg PP dan PA nomor BB-1956/Set/KPP-PA/D.IV/09/2012 tanggal 24 Sepetember, tentang pemberitahuan kegiatan penerimaan penghargaan Meneg PP dan PA terkait upaya pemerintah daerah memberikan akta kelahiran gratis.
Ditambahkan Dafip, Bupati Rita merupakan salah satu dari 30 kepala daerah yang akan menerima penghargaan tersebut. Selain Bupati Kukar, dalam lampiran surat tersebut juga terdapat kabupaten di Kaltim lainnya yang akan menerima penghargaan serupa, yakni Panajam Paser Utara dan Malinau. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/bupati-kukar-terima-penghargaan-meneg-pp-dan-pa.htm

Rita Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

TENGGARONG –, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober, di Kutai Kartanegara (Kukar) diperingati dalam suatu upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kukar, kegiatan peringatan tersebut berlangung khidmat, Senin (1/10). Bertindak selaku Pembina Upacara Bupati Kukar Rita Widyasari.

Turut hadir dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong H Rasyikin Aziz, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf. Dendi Suryadi, Kapolres Kukar AKBP I Gusti Kade Budhi Harryarsana, Kejaksaan Negeri Tenggarong Riwayadi, dan Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf.

Upacara peringatan diawali pembacaan teks Pancasila oleh Bupati Kukar, dilanjutkan dengan Pembacaan Pembukaan UUD 1945, kemudian diakhiri dengan pembacaan doa.

Usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari menyerahkan Piala kepada kepala desa dan lurah pemenang lomba desa/kelurahan Tingkat Kabupaten Kukar, adapun sebagai Juara I Loma Desa Tingkat Kabupaten Kukar yaitu Desa Saliki Kecamatan Muara Badak, Juara 2 Desa Benua Puhun Kecamatan Muara Kaman, dan Juara 3 Desa Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan, sedangkan Juara 1 untuk Lomba Kelurahan Tingkat Kabupaten Kukar yaitu Kelurahan Muara Jawa Ilir Kecamatan Muara Jawa, Juara 2 Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga, dan Juara 3 Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong.

Pada kesempatan itu, Bupati Kukar juga menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di wilayah Kukar beberapa waktu dengan jumlah bantuan keseluruhan sebesar Rp.335 juta rupiah, dengan perincian sebagai berikut untuk rusak berat atau musnah menerima Rp. 50 Juta Rupiah masing-masing kepada Syaiful Aksyar, Fathul Bari, Sri Handayani, Aidil Adhansyah, Muslim, dan H Idrus, sedangkan untuk rusak sedang menerima Rp. 25 Juta Rupiah kepada M Syaifuddin, dan bagi penyewa menerima Rp.10 juta rupiah kepada Amir B. (vb/rudi)

sumber : http://www.vivaborneo.com/rita-pimpin-upacara-peringatan-hari-kesaktian-pancasila.htm