Menham RI, Kelilingi Parai Kumala dengan Kapal Naga

TENGGARONG – , Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) HM Ghufron Yusuf didampingi Kapolres Kukar AKBP I Gusti KB Harryarsana, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Dendy Suryadi, dan Sekkab Kukar HAPM Haryanto Bahcroel, Sabtu (16/6) pagi menyambut rombongan Mentri Pertahanan (Menham) RI Purnomo Yusgiantoro, di pelabuhan Penas Tenggarong Seberang.

Rombongan itu terdiri, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, mantan Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh, para anggota Lemhanas dan istri, dan juga terlihat hadir artis ibu kota era delapan puluan Johan Untung beserta istri.
Kehadiran menham dan rombongan di ibu Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) ini dimaksudkan menghadiri acara ramah-tamah dan silaturahmi dalam rangka kunjungan Alumni Lemhanas Kursus Reguler Angkatan (KRA) 25/1992.

Rombongan menham, sebelum menghadiri acara tersebut yang di gelar di Pendopo Bupati Odah Etam Tenggarong, rombongan yang tiba di pelabuhan Penas dan akan di sebrangkan menuju pelabuhan Dermaga (depan museum Tenggarong) menggunakan kapal Naga, milik Pemkab Kukar.

Namun, sebelum samapai di pelabuhan (Dermaga, red) rombongan menham diajak mengelilingi salah satu obyek Wisata, Parai Kumala yang berada di tengah-tengah sungai Mahakam Tenggarong. Dan ketikan rombongan menham melintasi dan melihat langsung reruntuhan Jembatan Kartanegara, sebagian rombongan tidak menyia-nyiakan momentum ini, untuk mengabadikan foto ambruknya jembatan tersebut baik melalui kamera digital maupun ponsel.

Ghufron Yusuf, mengatakan bahwa ambruknya Jembatan Kartanegara yakni pada 26 November 2011 lalu akibat dari kesalahan manusia atau human error yang telah menelan korban, yakni 24 orang meninggal dan 13 orang dinyatakan hialang atau tidak diketemukan.

“Namun dari musibah tersebut, Pemkab Kukar tidak patah arang untuk kembali membangun Jembatan Kartanegara yang baru, dan hingga saat ini proses perebahan Pylon atau tiang utama jembatan Kartanegara masih terus dilakukan PT Hutama Karya (HK),” jelas Ghufron, dihadapan menham dan rombongan.

Ghufron juga menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Kartanegara yang baru ini akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun, dan pembiayaan dari jembatan menggunakan APBD murni Pemkab Kukar,” tambahnya. (vb/raman).

sumber : http://www.vivaborneo.com/menham-ri-kelilingi-parai-kumala-dengan-kapal-naga.htm