Bupati Sumbang Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran


BANTUAN: Bupati Rita Widyasari menyerahkan bantuan yang diterima Camat Tenggarong Tajuddin Noor.

Bupati Sumbang Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Kampung Baru, Tenggarong, Selasa (26/6). Dalam kesempatan itu, Rita Widyasari menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp 70 juta bagi warga korban kebakaran, yang diterima Camat Tenggarong Tajuddin Noor dan disaksikan warga setempat.

Rita Widyasari menuturkan, kebakaran ini terjadi akibat kelalaian baik itu dari kompor gas, hubungan arus pendek, obat nyamuk, lampu lilin, serta lampu lentera maupun sejenis lainnya. Namun karena ini adalah takdir Allah SWT, dan kita sebagai manusia biasa tidak dapat untuk mencegahnya.

“Dari kejadian ini supaya kita dapat mengambil hikmah dan tetap berdoa agar kejadian serupa tidak akan terulang lagi, karena saya juga dapat merasakan apa yang dirasakan bapak dan ibu sekalian. Bagaimana kalau musibah ini terjadi pada keluarga saya,” tutur Rita dengan wajah sedih.

Bagi warga korban kebakaran yang rumahnya terbakar. Tahun ini juga pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta per KK dan dana ini adalah dana taktis pemerintah yang hanya boleh digunakan untuk korban kebakaran dan bencana alam.

Sementara Camat Tenggarong Tajuddin Noor dalam laporannya, mengatakan kebakaran ini terjadi pada Senin (25/6) dini hari pukul 01.15 Wita, tepatnya di RT 6-7 Kelurahan Kampung Baru, Tenggarong. Yang menghanguskan 7 bangunan rumah warga yang teriri dari, 6 rumah tunggal dan 1 bansalan ruko dengan 6 pintu, yang ditaksir kerugian mencapai Rp4 miliar,” kata Tajuddin Noor dihadapan Bupati Rita .(rahman/hmp05).

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/30266/bupati-sumbang-rp70-juta-untuk-korban-kebakaran-.html

Atasi Blank Spot Area, Kaltim Butuh 44 Menara Komunikasi

SAMARINDA – , Kawasan perbatasan kaltim yang notabene blank spot area atau wilayah yang tidak dapat terkoneksi jaringan telekomukasi, diisyaratkan masih membutuhkan 44 menara Base Transceiver Station (BTS) atau pemancar jaringan agar upaya bebas blank spot area 2013 dapat terwujud.

Hal tersebut menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informati (Diskominfo) Kaltim, melalui Kabid Pos dan Telekomunikasi (Postel), Atmaji diakibatkan letak gografisnya sangat luas dan terpencar. Akibatnya, sekalipun disuatu desa sudah ada menara besar, tetap perlu ditunjang dengan menara kecil-menara kecil disetiap wilayah agar mampu menjangkau seluruh wilayah tersebut.

“Jadi untuk perkembangan manara di tiga Kabupaten perbatasan terdiri dari tiga macam berdasarkan waktu pembagunannya. Untuk 2010 Kemendagri membangun 22 menara. Rinciannya Kubar dan Malinau sama-sama mendapat 1 menara besar dan 6 menara kecil. Serta Nunukan mendapat 2 menara besar dan 6 menara kecil,” beber Atmaji ketika dikonfirmasi terkait perkembangan pembangunan menara BTS di kawasan perbatasan seusai memimpin rapat membuka keterisoliran bidang komunikasi kawasanperbatasan, di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kaltim, Samarinda, Kamis (28/6).

Rapat yang dihadiri Dishubkominfo tiga Kabupaten Perbatasan dan Operator pemenagn tender tersebut membahas dua agenda utama. Yakni tentang MoU Pemda – Operator pemenang tender tentang pemanfaatan menara telekominikasi di perbatasan dan penetuan lokasi pembangunan tower sesuai kebutuhan daerah dan letak geografisnya.
Dilanjutkan, pembangunan menara di kawasan perbatasan lainnya diantaranya termasuk pembangunan 9 menara tahun anggaran 2012yang sedang baru mulai memasuki tahap pengerjaan. 9 menara dimaksud adalah 1 dibangun oleh Pemprov Kaltim dengan pendanaan APBD Kaltim 2012, kemudian 3 menara untuk 3 kabupaten perbatasan yang dibangun masing-masing Kabupaten dengan menggunakan dana bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Kaltim 2012, serta 5 menara yang dibangun dan menggunakan pendanaan yang bersumber dari APBD Pemkab Malinau 2012.

Sebagai informasi, 9 menara tersebut dibangun di Long Nawang, Long Ampung, Long Berang, Data Dian, Long Lawe, Apau Ping Mading dan Long Sule untuk yang berada di Kabupaten Malinau, Long Layu untuk yang berada di Kabupaten Nunukan serta di Long Apari untuk wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Sedangkan untuk macam yang ketiga, sambung dia, pembangunan 20 menara yang merupakan program pembangunan USO telekomunikasi dengan sumber pendaan yang berasal dari Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pihak penyedia dana program USO.

“Namun untuk macam yang ketiga ini, pembangunan menara bukan hanya untuk kawasan perbatasan saja. Tapi juga untuk daerah terluar, pedalaman dan terpencil atau yang masuk dalam special area development atau pembangunan area khusus,” jelasnya.
Ditambahkan, mengingat pembangunan menara macam ketiga terdapat beberapa yang penempatan lokasi pembangunannya dianggap sudah tidak sesuai dengan syarat special area development, sehingga perlu peralihan penetapan lokasi di daerah lain, seperti Kubar yang belum termasuk diantara 20 menara tersebut. Bahakan, tuk mendukung itu pihaknya mengaku telah menyurati pihak terkait tentang saran peralihan tersebut agar pembangunan menara tepat sasaran dan tepat guna.

Sementara terkait hasil rapat yang diselenggarakan, intinya Dishub Kominfo masing-masing Kabupaten diminta mengusulkan daerah yang manjadi prioritas untuk pembangunana menara lantaran mereka yang dianggap lebih faham kondisi daerahnya masing-masing. Seperti wilayah Kubar misalnya, oleh karena pembangunan menara di Long Pahangay dirasa masih kurang, karena jangkauannya tidak sampai di Datah Dawai, sehingga pihaknya mengusukan pembangunan di daerah tersebut termasuk tiga daerah lain yang juga dianggap sangat membutuhkan pembangungan tower.(vb/arf)

sumber : http://www.vivaborneo.com/atasi-blank-spot-are-kaltim-butuh-44-menara-konunikasi.htm

Pesta Adat Erau Dibuka di Stadion Rondong Demang

TENGGARONG – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sapta Nirwandar, rencananya akan membuka pesta adat, seni dan budaya Erau Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (1/7) pagi di Stadion Rondong Demang Tenggarong.

Untuk itu Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kukar Sri Wahyuni mengimbau kepada masyarat Tenggarong dan sekitarnya, serta para wisatawan agar menghadiri upacara pembukaan Erau yang dimulai pukul 10.00 wita itu.

“Saya harap pengunjung dan warga bisa datang dengan tertib sebelum pembukaan dimulai,dan menempati tribun timur, utara dan selatan, karena tribun barat akan digunakan untuk undangan,” ujarnya.

Adapun para undangan yang hadir, diantaranya Pemprov Kaltim, Kesultanan se Kaltim dan beberapa kesultanan/kerajaan di Nusantara, serta para undangan kehormatan lainnya.

Dijelaskannya, pada pelaksanaan pembukaan Erau juga akan dibacakan riwayat perjuangan Adji Muhammad Idris yang merupakan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XIV (1732-1739).

Tentunya pembukaan juga dimeriahkan tari massal yang berjudul Semarak Budaya Erau Kutai Kartanegara dengan durasi 22 menit, yang didukung 400 penari dari kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa.

Selain itu usai pembukaan, rencananya dijadwalkan Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kretaif serta pejabat lainnya akan mencoba memainkan olahraga tradisional, diantaranya Bgeasing dan Belogo serta Menyumpit. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/pesta-adat-erau-dibuka-di-stadion-rondong-demang.htm

Jelang Erau Kedaton Bersih

TENGGARONG – , Kedaton Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura kini tampak bersih. Debu, lumut maupun sampah sirna dari tempat budaya itu setelah pihak Kesultanan melakukan aksi bersih bersih selama 3 hari sejak Rabu lalu.

Aksi bersih bersih Kedaton Sultan ini melibatkan sedikitnya 10 pekerja cleaning service. Mereka diarahkan untuk membersihkan tempat itu mulai dari halaman, dinding luar hingga lantai sampai langit langit (plafon-red) bangunan tersebut. Menurut Demong Abdi Dalam yang mengawasi aksi ini pihaknya melibatkan sedikitnya 10 pekerja untuk membersihkan bangunan yang luasnya 30 x 45 meter persegi ini. Menurutnya aksi bersih bersih ini acap dilakukan setiap menjelang Erau, kalau di luar waktu Erau hanya dibersihkan dengan menyapu lantainya saja.

Saat Erau tempat ini (Kedaton-red) akan digunakan Sultan dan kerabatnya untuk menerima tamu kehormatan sambil menikmati hiburan dan jamuan makan yang disediakan keluarga Sultan.

Sementara Menteri Adat Kesultanan Kutai Kartanegara H Aji Pangeran Hario (HAPH) Surya Adi Kesuma saat menyaksikan aksi ini Jumat (22/6) kemarin menuturkan dalam aksi ini pihaknya dibantu cleanning service dari Badan Aset Daerah Pemkab Kukar. Dikatakan aksi ini bukan hanya ditujukan bagi bangunan saja namun hiasan dan ornamen serta perabotan seperti meubel dan ranjang tempat tidur Sultan juga jadi sasaran di bersihkan. Termasuk membenahi jaringan listrik dan aliran air bersih.

“Segala yang merotak (bahasa Kutai artinya Kotor-red) harus berseh (bersih) dan beres sebelum Erau”, demikian ujarnya.(vb/joe)

sumber : http://www.vivaborneo.com/jelang-erau-kedaton-bersih.htm

Hari Anti Narkoba, Kukar Musnahkan Sabu-sabu

TENGGARONG – , Peringatan hari anti narkoba sedunia di Kabupaten Kutai Kartanegara ditandai dengan pemusnahan 95,7 gram sabu-sabu oleh Sekertaris Daerah (sekda) HAPM Haryanto Bachroel yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kukar, selasa (26/6). Selain sabu-sabu turut dimusnahkan exatasi (LL) 5097 butir dan 2200 botol miras berbagai merek. Barang bukti tersebut merupakan hasil dari sitaan Polres kukar dan Satpol PP Kukar sampai pertengahan tahun ini.

Acara ini juga dihadiri oleh Waka Polres kukar AKP. Nandang M. Wijaya, serta assisten setkab kukar dan kepala dinas/instansi terkait. Bupati Kukar Rita Widyasari dalam sambutan tertulis yag dibacakan setkab kukar mengatakan, tema Hidup Sehat Tanpa Narkoba yang diusung kukar sangat tepat, terlebih dengan semakin pesatnya arus informasi yang diterima melalui berbagai media, tentunya sangat berpengaruh pada pola dan gaya hidup. Pemahaman terhadap arti modernisasi saat ini berpendapat bahwa gaya hidup liberal orang barat adalah hal yang patut ditiru, akan tetapi norma-norma ketimuran yang kental akan adat istiadat, tradisi serta agama sehingga harusnya bisa lebih bijak dalam memilih dan memilah mana yang layak ditiru.

Narkoba sendiri merupakan suatu kejahatan yang terorganisir dengan sangat baik dan lintas negara, sehingga untuk penanganannya diperlukan upaya-upaya yang juga luar biasa. Berdasarkan penelitian korban narkoba tidak pilih kasih, mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, artis, pilot hingga pejabat dan aparat keamanan tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba. ia juga mengajak kepada semua komponen, baik aparat maupun masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran dan penggunaan narkoba.

“Saya meyakini bahwa tidak ada setitik debu’pun kebaikan yang diberikan oleh narkoba, yang ada hanyalah kehancuran dan masa depan yang terpuruk. lanjutnya bupati menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli akan bahaya narkoba, dan jangan sampai daerah kita menjadi terminal bagi lalu lintas peredaran narkoba apalagi sampai menjadi daerah produsen narkoba” ujar rita (vb/rob)

sumber : http://www.vivaborneo.com/hari-anti-narkoba-kukar-musnahkan-sabu-sabu.htm

Kegiatan Erau di 11 Titik Kota Tenggarong

TENGGARONG – , Ambruknya jembatan Kartanegara membuat semua kegiatan Erau tahun ini dipusatkan di Kota Raja Tenggarong. Tak seperti halnya Erau tahun lalu ketika masih ada jembatan tersebut berdiri, beberapa kegiatan Erau dilaksanakan dikompleks Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong Seberang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) Sri Wahyuni mengatakan, tahun ini pesta adat, seni dan budaya yang berlangsung 1-8 Juli itu itu akan dipusatkan di 11 titik lokasi kegiatan di Tenggarong.

Museum Mulawarman atau disebut juga keraton seperti biasa sebagai wadah melaksanakan berbagai upacara adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Lalu di Kedaton Kesultanan Kutai dipakai untuk seminar budaya dan Welcome Party. Sedangkan pembukaan, erau Expo, pasar rakyat dan panggung hiburan akan digelar di Stadion Rondong Demang.

Sementara panggung seni, ditempatkan persis di tepi sungai mahakam tepatnya di depan sekretariat Gerbang Raja Jl KH Akhmad Mukhsin. Arena permainan seru berbagai olahraga tradisional juga ditempatkan di tepi Mahakam Jl KH Akhmad Mukhsin tepatnya di depan Bank Syariah Mandiri.

Selanjutnya untuk lokasi makan bersama menurut adat Kutai atau disebut Beseprah digelar di sepanjang jalan antara Jembatan Bongkok sampai Gunung Pedidik.

Dermaga di depan DPRD Kukar akan dijadikan lokasi jamuan makan siang serta start dan panggung kehormatan lomba perahu naga dan balap perahu ketinting (perahu bermotor). Untuk dermaga di depan museum Mulawarman akan dijadikan lokasi kuliner terapung.

Sedangkan di halaman Planetarium Jagad Raya akan digelar lomba masak serba ikan. Serta disepanjang jalan mulai depan sekretariat Gerbang Raja hingga Planetaruim Jagad Raya akan digunakan untuk kirab budaya.

Sri menambahkan yang baru pada Erau tahun ini adalah adanya lomba menembak yang digelar di sekitar gedung kantor Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman.

Diharapkan Sri dengan sudah jelasnya lokasi kegiatan Erau tersebut, memudahkan pengunjung untuk menyaksikan berbagai macam event pariwisata tahunan Kukar itu.

“Semoga Erau tahun ini banyak menarik minat pengunjung untuk berwisata ke Tenggarong,” demikian harapnya. (hmp03).

Rangkuman Kegiatan Erau 2012

1. Kirab Budaya, 29 Juni
2. Welcome Party, 30 Juni
3. Upacara Pembukaan, 1 Juli
4. Upacara Adat Kesultanan, 1-9 Juli
5. Expo Ekonomi Kreatif, Pasar Rakyat & Panggung Hiburan , 1-7 Juli
6. Lomba Olah Raga Tradisional, 1 – 7 Juli
7. Pertunjukkan Seni, 1 – 7 Juli
8. Kuliner terapung, 1-7 Juli
9. Beseprah, 4 Juli
10. Fashion Adat Kanak Kutai &Lomba masak serba ikan, 5 Juli
11. Lomba balap ketinting, 3-5 Juli
12. Lomba Menembak, 4-6 Juli
13. Seminar Budaya, 7 Juli
14. Upacara Penutupan, 8 Juli

sumber : http://www.vivaborneo.com/kegiatan-erau-di-11-titik-kota-tenggarong.htm

EURO 2012: INGGRIS VS ITALIA, Skor Tetap 0-0, Pertandingan Dilanjutkan Adu Penalti

JAKARTA: Hingga akhir babak perpanjangan waktu,kedudukan pertandingan Inggris vs Italia tetap 0-0, sehingga harus dilanjutkan dengan adu penalti.

Sejumlah peluang emas didapat Italia namun gagal berbuah gol. Ketangguhan kiper Guanluigi Buffon juga memaksa penyerang-penyerang Inggris gigitjari karena gagal menceploskan bola.

Dalam pertandingan Inggris melawan Italia di perempat final Piala Eropa 2012, Italia tampak lebih menguasai pertandingan.

Strategi bertahan yang diterapkan oleh Inggris benar-benar enyulitkan para pemain Italia untuk mengembangkan permainan, bahkan Rooney dan Carroll pun turun jauh hingga setengah lapangan.

Berdasarkan data Soccernet, Italia lebih mendominasi penguasaan bola 65% dan Inggris 35%. Italia melakukan 26 kali tendangan kearah gawang, sedangkan Inggris hanya 8 kali.

Sejak menit awal pertandingan, Italia langsung coba menekan sejak awal, Balotelli elepaskan tendangan volley dari luar kotak penalti, namun terlalu lemah dan mudah diantisipasi Joe Hart.

Tak butuh waktu lama bagi Italia untuk mengancam gawang Inggris, kali ini gelandang AS Roma De Rossi melepaskan tembakan keras menit ke-3, hanya saja bola masih membentur tiang gawang!

Menit ke-5, Inggris hampir saja membuka keunggulan! Melalui serangan yang dibangun oleh Johnson, umpan satu duanya dengan Milner berhasil membongkar pertahanan lawan, namun tembakannya berhasil diblok oleh Buffon!

Italia dalam tekanan, kali ini penetrasi Rooney dari sisi kiri hampir mengancam gawang Buffon, beruntung bola sodorannya kepada Welbeck berhasil dipotong oleh Bonucci.

Inggris masih terus mengancam pertahanan Italia, umpan silang terukur Johnson di menit ke-14, berhasil ditanduk oleh Rooney, sayang bola melebar! Buffon tampak kurang puas dengan penampilan rekannya kali ini.

Laga berlangsung cukup menarik di babak pertama, bahkan kedua tim memperoleh peluang emas di lime menit awal melalui De Rossi dan Glen Johnson. Memasuki pertengahan babak, Italia kembali mampu menguasai jalannya pertandingan dengan mengurung pertahanan Inggris yang lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat.

Mario Balotelli yang menjadi tumpuan Prandelli di lini depan Italia telah melewatkan beberapa peluang emas.

Inggris langsung menggebrak di awal babak kedua, seperti yang mereka peragakan di awal babak pertama, hanya saja masih belum berbuah hasil.
Menitke-48, Sebuah peluang emas baru saja dilewatkanDeRossi! Sepakannya di muka gawang Hart masih saja melenceng setelah lolos dari perangkap offside!

Kembali, peluang Italia menit ke-52. Tendangan lemah Balotelli memanfaatkan bola rebound berhasil ditepis oleh Hart, begitu pula sepakan Montolivo di kesempatan kedua masih tipis di atas mistar Inggris!

Sepertinya Prandelli harus melakukan perubahan strategi di lini depan, Balotelli yang memperoleh banyak peluang terlihat kurang mampu untuk memaksimalkan momen tersebut.

Peluang Inggris di menit ke-76. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Gerrard, bola berhasil enjangkau Rooney, namun sayang tandukannya masih bisa ditangkap oleh Buffon!

Menit ke-81,Diamanti Kembali mengancam gawang Inggris! Kali ini melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti, namun bola berhasil diamankan oleh Joe Hart.

Hingga akhir babak ke-2, kedudukan tetap 0-0, sehingga pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit.(api)

sumber : http://www.bisnis.com/articles/euro-2012-inggris-vs-italia-skor-tetap-0-0-pertandingan-dilanjutkan-adu-penalti

Kukar Optimistis Tetap Menjadi Lumbung Padi

Kukar Optimistis Tetap Menjadi Lumbung Padi

TENGGARONG – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dispertan) Kukar saat ini sedang melakukan pemetaan kawasan sentral pertanian padi, guna menjaga keberadaan lahan pertanian di Kukar, agar tidak terjadi alih fungsi menjadi areal pertambangan dan perkebunan.

Kepala Dispertan Sumarlan menyebutkan, Kukar memiliki kontribusi padi terbesar se-Kaltim, sebab produktivitas padi di Kukar tahun lalu saja bisa mencapai 4,89 ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan 5,02 ton per hekter (ha) jadi sekitar 40 persen padi yang dihasilkan Kaltim adalah dari Kukar.

Namun, keberadaan perusahaan tambang bisa mengancam luas sawah di Kukar. “Oleh sebab itu kami akan lakukan pemetaan dan menentukan titik koordinat areal pertanian, jangan sampai areal pertanian kita berubah fungsi menjadi areal pertambangan,” katanya.

Dia menyebutkan dasar yang akan dipakai untuk menjaga lahan pertanian dalam arti luas, pihaknya berpegang pada UU Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dan kemudian diperkuat Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan yang saat ini sudah selesai di godok di DPRD dan sedang diproses di Bagian Hukum Setkab Kukar.

Jika kawasan pertanian telah ditetapkan, maka lahan pertanian tidak boleh dibebaskan menjadi lahan pertambangan, karena bisa dijerat dengan hukum pidana dan denda miliaran rupiah. Baik itu pejabat pemberi izin maupun pihak yang mengajukan izin untuk pengalihan lahan tersebut. “Terkecuali lahan tersebut diperuntukan fasilitas umum,” tandasnya.

Guna mendukung program pusat surplus padi 10 juta ton pada 2013 mendatang, dalam tahun ini Dispertan akan melakukan cetak sawah sebanyak 1.000 hektare. “Sentra penghasil beras terbanyak ada di 10 kecamatan di Kukar, diantaranya di Loa Janan, Samboja, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Kota Bangun, Muara Kaman dan Loa kulu,” ungkapnya.

Prestasi yang harus diacungi jempol untuk Kukar, meski pertanian di Kukar saat ini telah dikelilingan areal pertambangan, tetapi tidak membuat penghasilan pertanian Kukar menurun. “Kita dikepung tambang, tapi bisa bertahan menjadi lumbung padi di Kaltim,” tandasnya. (han911)

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/29865/kukar-optimistis-tetap-menjadi-lumbung-padi.html

Pemberhentian Rektor Harus Sesuai AD/ART

Pemberhentian Rektor Harus Sesuai AD/ART

TENGGARONG – Demo menuntut mundur Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), HM Aswin yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa tergabung dalam Mahasiswa Peduli Unikarta (MPU) sejak seminggu terakhir mendapatkan respon dari Komisi IV DPRD Kukar.

Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Ilyas Ibrahim Lc mengatakan, tuntutan pemberhentian rektor itu tidak bisa dilakukan begitu saja seperti dilakukan mahasiswa, namun mesti menggunakan mekanisme, sebagaimana tahapan pemberhentian rektor. Mekanismenya dimaksud pihak Yayasan Kutai Kartanegara (YKK), Senat dan lembaga terkait serta mahasiswa bisa duduk bersama membahas solusi untuk memberhentikan rektor.

Ia mengatakan, dalam keadaan seperti ini, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sangat penting fungsingya. Dimana di AD/ART masalah seperti masa jabatan rektor, pergantian atau pengangkatan pun semuanya diatur, sehingga dengan AD/ART ini tidak akan ada yang merasa dirugikan karena sudah ada aturan yang mengatur. (ami911)

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/29844/pemberhentian-rektor-harus-sesuai-ad-art–.html

Menham RI, Kelilingi Parai Kumala dengan Kapal Naga

TENGGARONG – , Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) HM Ghufron Yusuf didampingi Kapolres Kukar AKBP I Gusti KB Harryarsana, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Dendy Suryadi, dan Sekkab Kukar HAPM Haryanto Bahcroel, Sabtu (16/6) pagi menyambut rombongan Mentri Pertahanan (Menham) RI Purnomo Yusgiantoro, di pelabuhan Penas Tenggarong Seberang.

Rombongan itu terdiri, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, mantan Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh, para anggota Lemhanas dan istri, dan juga terlihat hadir artis ibu kota era delapan puluan Johan Untung beserta istri.
Kehadiran menham dan rombongan di ibu Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) ini dimaksudkan menghadiri acara ramah-tamah dan silaturahmi dalam rangka kunjungan Alumni Lemhanas Kursus Reguler Angkatan (KRA) 25/1992.

Rombongan menham, sebelum menghadiri acara tersebut yang di gelar di Pendopo Bupati Odah Etam Tenggarong, rombongan yang tiba di pelabuhan Penas dan akan di sebrangkan menuju pelabuhan Dermaga (depan museum Tenggarong) menggunakan kapal Naga, milik Pemkab Kukar.

Namun, sebelum samapai di pelabuhan (Dermaga, red) rombongan menham diajak mengelilingi salah satu obyek Wisata, Parai Kumala yang berada di tengah-tengah sungai Mahakam Tenggarong. Dan ketikan rombongan menham melintasi dan melihat langsung reruntuhan Jembatan Kartanegara, sebagian rombongan tidak menyia-nyiakan momentum ini, untuk mengabadikan foto ambruknya jembatan tersebut baik melalui kamera digital maupun ponsel.

Ghufron Yusuf, mengatakan bahwa ambruknya Jembatan Kartanegara yakni pada 26 November 2011 lalu akibat dari kesalahan manusia atau human error yang telah menelan korban, yakni 24 orang meninggal dan 13 orang dinyatakan hialang atau tidak diketemukan.

“Namun dari musibah tersebut, Pemkab Kukar tidak patah arang untuk kembali membangun Jembatan Kartanegara yang baru, dan hingga saat ini proses perebahan Pylon atau tiang utama jembatan Kartanegara masih terus dilakukan PT Hutama Karya (HK),” jelas Ghufron, dihadapan menham dan rombongan.

Ghufron juga menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Kartanegara yang baru ini akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun, dan pembiayaan dari jembatan menggunakan APBD murni Pemkab Kukar,” tambahnya. (vb/raman).

sumber : http://www.vivaborneo.com/menham-ri-kelilingi-parai-kumala-dengan-kapal-naga.htm