PT Hutama Karya Presentasi Perebahan Pylon Jembatan Kukar

TENGGARONG – , Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab. Kukar) dengan PT Hutama Karya (HK) Jakarta, selaku pemenang lelang proyek perebahan Pylon atau dua tiang penyangga utama Jembatan Kartanegara, yang menghubungkan dua Kecamatan, Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Senin (7/5) malam menggelar Presentasi Metode Kerja Perebahan Pylon, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong.

Presentasi tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Kukar, HM Ghufron Yusuf bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten dan didampingi Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekkab, Chairil Anwar dan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekkab, Eddy Damansyah.
Selain dihadiri para jajaran dari HK juga hadir sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dilingkungan Pemkab Kukar, sebut saja Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Cipta Karya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Satpol Pamong Praja (Satpol PP) dan Bagian Humas dan Protokol.
Ghufron Yusuf, mengatakan perebahkan pylon atau pilar utama Jembatan Kartanegara yang akan dilakukan perusahaan kontruksi raksasa di Tanah Air ini atau PT. Hutama Karya, sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Kukar agar perebahannya secepatnya dilakukan.
Sejak tragedi ambruknya Jembatan Kartanegara pada 26 November 2011 lalu. Jembatan yang merupakan kebanggan masyarakat Kukar dan salah satu jembatan gantung termengah di republik ini mengakibatkan perekonomian di Kukar menjadi terganggu. ” Oleh karena itu perebahan pylon tersebut diharapkan pembangunan di Kukar kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Ghufron.
Selanjutnya, Ghufron mengatakan kepada Bapak Ikwan selaku bagian Engeenering atau Tehnis dari PT HK bersama jajarannya, karena sebelumnya telah kita lakukan beberapa kali pertemuan dengan Kementrian PU di Jakarta beberapa hari yang lalu.
“Tentunya dari hasil pertemuan tersebut, kami bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten dan SKPD terkait yang hadir pada malam ini, bisa mengetahui lebih jelas melalui pemaparan yang disampaikan HK dalam Peresentasi Motode Kerja Perebahan Pylon sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama,” paparnya.
Ghufron juga menambahkan, bahwa pekerjaan ini memerlukan tahapan-tahapan yang ekstra hati-hati dan setelah mendengar penjelasan dari HK. Mereka akan mendatangkan crane, ponton dan alat-alat hydrolik untuk perebahan pylon dan ini perlu waktu.
Ia berharap jadwal yang telah dibuat oleh HK dalam rencana proyek ini tidak meleset. SKPD terkait juga diminta dapat memahami jadwal dan membantu proses pelaksanaan perebahan pylon tersebut. Supaya tidak menimbulkan resiko yang baru baik dari karyawannya maupun masyarakat yang di sekitarnya.
“Sekali lagi kami harapkan lebih cepat lebih bagus karena setelah perebahan ini kita akan punya gawean atau kerjaan baru berikutnya, yakni pembangunan jembatan baru di tempat yang sama, maka saya bilang ikan sepat, ikan gabus makin cepat makin bagus,” ujarnya.
Selain itu Dinas PU diminta mengamankan sisa-sisa kerangka jembatan karena akan menjadi aset daerah dan saatnya nanti akan diperlukan, guna membangun jembatan gantung yang ada dipedalaman, supaya kita lebih menghemat anggaran. Setelah mendapat kepastian dari PT HK kapan perebahan pylon tersebut, otomatis alur sungai mahakam akan di tutup siang dan malam selama 4 hari.
Sementara itu dalam paparan Peresentasi Metode Kerja Perebahan Pylon atau dua tiang penyangga utama Jembatan Kertanegara yang disampaikan Engeenering atau Tehnis HK, Ikwan mengatakan untuk hari H pelaksanaan perebahan pylon sendiri belum ditentukan kapan waktunya.
“Namun sebelum pylon dieksekusi, pihak kami terelebih dahulu akan melakukan presentasi sistem keamanan yang akan dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Saat akan dilakukan perebahan pylon akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat,” jelansya.
Rencananya HK akan merobohkan kedua pylon tersebut dalam waktu dekat ini, dengan metode atau cara kerja yakni mendorong pylon dengan alat yang tersedia, dan proses perobohan ini sesuai kontrak yang telah disepakati bersama, yaitu 90 hari.
Tahapan-tahapan yang akan dilakukan oleh HK, dikatakan Ikwan, antara lain tahap penelitian atau pengkajian Pylon sebagai acuan untuk menentukan metode perobohan, dan tahap perobohan.
Ikwan mengatakan, untuk merobohkan pylon tersebut HK akan mendatangkan alat-alat dari Jakarta. “Kita mendatangkan peralatan dari Jakarta seperti ponton dan crane dan peralatan hydrolik lainnya,” katanya.
HK menargetkan pada Mei mendatang kedua pylon sudah dirobohkan. Kegiatan tersebut sempat ada penawaran menggunakan metode peledakan dalam presentasi perobohan yang akan dilakukan HK, tetapi sempat ditolak lantaran sangat riskan. Sebab, lokasi peledakan berada dekat dengan komplek perkantoran Bupati. Batang pylon dan besi-besi bekas jembatan akan dilelang oleh Pemkab dengan perkiraan bisa mencapai harga Rp800 miliar lebih. (vb/rahman)

sumber : http://www.vivaborneo.com/pt-hutama-karya-presentasi-perebahan-pylon-jembatan-kukar.htm