Kecamatan Loa Janan dan Loa Kulu mendukung pelebaran jalan.

Kecamatan Loa Janan dan Loa Kulu mendukung pelebaran jalan.

TENGGARONG – Camat Loa Janan Mastukhah mengaku, sangat mendukung rencana Pemkab Kukar untuk melakukan pembebasan lahan di sepanjang jalan negara Loa Janan hingga Tenggarong terkait akan dilakukannya perluasan jalan poros oleh Pemprov Kaltim.

“Kami sangat mendukung rencana Pemkab mau melakukan pembebasan terhadap lahan, rumah dan tanah tumbuh milik masyarakat di sepanjang jalan poros Loa Janan hingga Tenggarong,” ujar camat perempuan ini kepada Koran Kaltim.

Menurutnya, dukungannya ini bukan tanpa alasan mengingat jalan poros Loa Janan yang sangat sempit jika dibandingkan dengan jalan poros lainnya seperti Jalan Soekarno Hatta yang menghubungkan Loa Janan hingga Balikpapan. “Kita bisa lihat jalan tersebut sangat sempit, terlebih lagi di sepanjang jalan itu, khususnya di daerah Loa Janan Ulu, Loa Duri Ilir, Loa Duri Ulu hingga Desa Bakungan sangat padat penduduk,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kecamatan Loa Janan bukan hanya mendukung Pemda Kukar dengan opini semata. Namun, pemerintah kecamatan beserta empat Kades, yakni Kades Loa Janan Ulu, Loa Duri Ilir, Loa Duri Ulu dan Kades Bakungan yang dilaksankaan, Senin (28/5) lalu. “Dalam rapat itu, semua Kades dan perangkat desa serta Pemerintah Kecamatan mendukung,” katanya.

Dengan diperbaikinya dan diperluasnya jalan poros yang selama beberapa bulan ini mengalami kerusakan yang cukup parah bisa segera bagus, sehingga alur lalu lintas di jalan poros tersebut bisa lancar. Apalagi kalau mengingat jalan poros tersebut adalah jalan yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat pasca Jembatan Kartanegara runtuh beberapa waktu lalu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Camat Loa Kulu H Adriansyah SH. Ia mengatakan, jalan yang ada saat ini terlalu sempit dan sudah tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan yang semakin banyak karena merupakan jalan poros satu-satunya menuju Samarinda dari Tenggarong atau sebaliknya. “Mendukung sekali, memang seharusnya sudah dilakukan pelebaran dari dulu,” akunya. (ami911)

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/28345/kecamatan-loa-janan-dan-loa-kulu-mendukung-pelebaran-jalan..html

Tujuh Rumah Warga Tenggarong Ludes Terbakar


LUDES: Tampak sejumlah petugas dibantu warga sekitar berusaha memadamkan kebakaran yang terjadi, Selasa pagi kemarin.

Tujuh Rumah Warga Tenggarong Ludes Terbakar

TENGGARONG – Sebanyak tujuh rumah milik warga di Gang Ulin, Jalan Ki Hajar Dewantara (Kadewa), Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kukar, ludes terbakar, Selasa (29/5). Akibat kebakaran di pemukiman yang terletak di belakang Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, itu kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik di kediaman milik seorang PNS Pemkab Kutim, Syahbuddin. Saat kebakaran, Syahbuddin sedang yang berada di Kutim, sementara di rumah saat itu hanya ada anaknya.

”Penyebab terjadinya kebakaran, diduga karena koesleting listrik. Api bukan dari atap, melainkan dari bawah yang disebabkan korsleting listrik antara dapur dan kamar,” kata Kapolres Kukar AKBP I Gusti Kade Budhi Harryarsana didampingi Kasubag Humas AKP I Nyoman Subrata melalui Kaur Inafis Bripka Dian Heri Wahyudi, kemarin.

Sementara itu, kebakaran yang mengakibatkan puluhan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal tersebut memang diketahui warga dari rumah Syahbuddin. Ketika itu warga melihat api sudah membesar di bagian atap rumah Syahbuddin dan merambat ke rumah Abdul Rahman alias Daeng, Betsi, I Gusti Made Sadiah, Yuliana Yati, Iyan dan Nana Rosita.

Melihat adanya api, kontan warga langsung berusaha memadamkan dan menghubungi petugas memadamkan kebakaran (PMK). Hingga akhirnya, sebanyak 10 unit PMK, dibantu kendaraan watercanon Polres Kukar, Satpol PP, Kesbangpol dan Linmas serta masyarakat sekitar langsung berusaha memadamkan api tersebut.

Beberapa menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Petugas dari Polres Kukar langsung memasang garis polisi guna dilakukan penyelidikan.”Dari hasil olah tempat kejadian perkara kami mengamankan kabel listrik yang mengalami arching atau korsleting, meteran listrik dan kabel sentral yang menjadi penyebab kebakaran,” papar Dian.

Pantauan di lapangan, pada saat kejadian tampak beberapa warga berusaha menyelamatkan beberapa barang berharga yang bisa diselamatkan. Bahkan, ada seorang nenek yang diperkirakan berusia 60 tahun tak mau meninggalkan rumah.

Pihak keluarganya pun berusaha mengangkatnya secara paksa karena ditakutkan api mengenai rumah mereka. Selain itu, pada saat terjadi kebakaran setidaknya terdengar ledakan yang terjadi beberapa kali. Diduga, ledakan tersebut berasal dari tabung gas elpiji yang terbakar. (bio)

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/28347/tujuh-rumah-warga-tenggarong-ludes-terbakar.html

Bupati Rita Widyasari Terima Penghargaan dari Mendagri


Bupati Rita Widyasari Terima Penghargaan dari Mendagri

Tempati Peringkat Pertama Dalam Penyelenggaraan E-KTP

TARAKAN-Komitmen penye-lenggaraan pelayanan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kabupaten Kukar yang dicanangkan secara nasional, kini membuahkan hasil dan dinilai sukses.
Atas kesuksesan itu, Bupati Kukar Rita Widyasari bersama 7 Bupati/Wa-likota se-Kaltim menerima penghar-gaan dan penyerahan e-KTP secara simbolis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gumawan Fauzi didam-pingi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Penyerahan itu juga turut disak-sikan Menkokesra Agung Laksono, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faidz, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak. Acara penyerahan berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Minggu (27/5) malam.

Rita didampingi Kepala Disdukcapil Getsmani Zeth mengatakan sangat ber-syukur telah meraih peng-hargaan de-ngan urutan pertama dalam penyelenggaraan pelayanan pe-nerapan e-KTP secara nasional. “Alhamdulillah saya bersyukur atas pengharga-an ini. Inilah bu-ah dari usaha keras kita selama ini telah mencapai target dalam penyelenggaraan penerapan pelayanan e-KTP di Kukar secara nasional,” katanya.

Rita mengakui dalam penyeleng-garaan pelayanan e-KTP di Kutai Kartanegara begitu luas ditambah medan yang berat. Dari pre-sentasenya Kukar berhasil secara nasional mencapai target 81,64 persen dari wajib KTP 387.473.
Upaya tersebut sudah dilakukan secara maksimal, bahkan Rita berharap kepada semua masya-rakat agar menyambut baik dengan adanya program pemerintah me-lalui penerapan e-KTP secara nasio-nal.

Diketahui, berdasarkan hasil pe-mantauan pelaksanaan penerapan e-KTP di Provinsi Kaltim dengan urutan pertama Kabupaten Kutai Kartanegara dengan jumlah perekaman wajib KTP 314.378. Urutan kedua, Kabupaten Berau 103.189. Urutan ketiga Kabupaten Nunukan 75.444. Urutan keempat, Kabupaten Malinau 36.401. Urutan kelima Kota Samarinda 425.577. Urutan keenam Kota Tarakan 132.442. Urutan ketujuh, Kota Bontang 87.154 dengan total keseluruhan 1.174.585. (hmp4)

sumber : http://www.korankaltim.co.id/read/news/2012/28299/bupati-rita-widyasari-terima-penghargaan-dari-mendagri-.html

Sekda Kukar Tinjau Kesiapan Erau 2012

TENGGARONG- , Menyongsong pesta adat Erau yang akan digelar pada tanggal 1-8 Juli mendatang, Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Rapat persiapan Erau di Ruang Rapat Sekda Kukar sekaligus peninjauan lokasi pelaksanaan Erau tahun 2012, Senin (28/05).Rapat membahas lokasi Erau dan pasar rakyat tersebut di pimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Edy Damansyah dan turut hadir Sekkab HAPM Haryanto Bachroel selaku Ketua Umum Panitia Erau 2012, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sri Wahyuni, unsur kepanitaan Erau yang merupakan kepala dinas yang terlibat dalam pelaksanaan Erau.
Persiapan kali ini juga dilakukan peninjauan ke lokasi acara yang rencananya akan di gelar di komplek Stadion Rondong Demang Tenggarong. Selain pembukaan seluruh rangkaian acara juga akan dipusatkan di kawasan tersebut termasuk ekpo dan pasar rakyat.
“ Saya berharap dengan pelasanaan Erau kali ini ekonomi kerakyatan bisa berjalan dengan baik” ungkap Haryanto disela-sela peninjauan. Selain itu ia juga berharap Pemkab Kukar melalui Disperindakop dapat menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Kukar untuk sama-sama mengembangkan ekonomi kerakyatan karena menurutnya saat ini sudah ada beberapa perusaahaan yang melakukan pembinaan ekonomi kreatif kepada masyarakat dan pada Eraulah produk-produk tersebut dapat ditampilkan.
Haryanto juga mengingatkan perlunya kordinasi sebaik-baiknya demi mempersiapkan acara yang spektakuler dan satu hal yang perlu diingat bekerja harus sesuai dan jangan sampai meninbulkan suatu masalah dikemudian hari.
Satu hal terpenting lainnya adalah pelaksanaan Erau adalah sebagai pembuka untuk pelasanaan acara gong perdamaian pada tanggal 23 September mendatang Yang akan di kunjungi oleh 33 propinsi se Indonesia atau sekitar 33 gubernur dan juga raja-raja nusantara baik dalam negri maupun luar negri, untuk itu pelaksanaan erau ini juga sekaligus menjadi momen penting untuk bebenah diri mempersiapkan momen tersebut.
Selain itu masalah yang tak kalah penting dalam pelaksanaan Erau adalah masalah kebersihan juga fasilitas umum seperti wc umum. Haryanto sangat berharap panitia akan mempersiapkan fasilitas tersebut agar masyarakat yang datang ke pesta adat Erau mendapat kenyamanan. (vb/lina)

sumber : http://www.vivaborneo.com/sekda-kukar-tinjau-kesiapan-erau-2012.htm

Pembukaan Erau di Stadion Rondong Demang

Tenggarong-, Guna menyongsong pesta adat, seni dan budaya Erau 2012 yang akan digelar 1-8 Juli mendatang, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi persiapan Erau, Selasa (22/5) di ruang serbaguna kantor Bupati Kukar.

Rapat dipimpin Ketua Umum panitia Erau 2012 HAPM Haryanto Bachroel didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sri Wahyuni, dihadiri Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf, unsur kepanitaan Erau yang merupakan kepala Satuan Kerja Peragkat Daerah (SKPD), serta pihak perbankan dan perhotelan di Tenggarong.

Pada rapat tersebut dibahas mengenai agenda dan lokasi kegiatan Erau serta persiapan-persiapan pendukung lainnya. Diantaranya yaitu pembukaan Erau akan digelar di Stadion Rondong Demang. Sedangkan acara pendukung lainnya, ditaranya expo dan pasar rakyat yang pada Erau sebelumnya dilaksanakan di kompleks olahraga Aji Imbut Tenggarong Seberang, namun karena ambruknya jembatan Kartanegara, tahun ini dilaksanakan di Tenggarong.

“Jadi semua kegiatan Erau tahun ini dipusatkan di Tenggarong, mulai upacara pembukaan hingga pasar rakyat,” ujar Haryanto yang juga Sekkab Kukar itu.

Haryanto juga mengatakan, meski kehilangan jembatan Kartanegara, pesona Kota Raja Tenggarong tak boleh ikut ambruk. Maka, melalui Erau ini diharapkan menjadi magnet kunjungan wisata ke Tenggarong.

Untuk itu stakeholder terkait pelaksaanaan Erau tahun ini diminta terus semangat untuk mensukseskan event yang menjadi agenda pariwisata tahunan ini.

“Saya ingin ada rapat lanjutan pada koordinator masing-masing bidang kepanitiaan Erau, ini untuk memantapkan persiapan agar pelaksanaannya nanti berjalan sukses,” harapnya.

Sementara HM Ghufron juga mengatakan pelaksanaan Erau harus didukung berbagai pihak, karena merupakan upaya pelestarian budaya.

“Dengan Erau diharapkan pariwisata Kukar dapat bangkit, sehingga mampu meningkatkan konstribusi bagi Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/pembukaan-erau-di-stadion-rondong-demang.htm

Piala Bergilir MTQ Diarak Keliling Tenggarong

Tenggarong – , Piala bergilir dan piala tetap Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Kaltim yang berhasil direbut kafilah Kutai Kartanegara (Kukar) di Tarakan, Senin (21/5) di arak keliling kota Raja Tenggarong.
Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf, mengatakan prestasi kafilah Kukar pada MTQ di Tarakan patut disyukur.

“Ini diluar perkiraan kita memperoleh sebagai juara umum, sebelumnya Kukar adalah juara keempat atau harapan satu pada MTQ tahun lalu di Balikpapan,” kata Ghufron usai menjadi Irup peringatan Harkitnas di halaman Kantor Bupati.

Menurut Ghufron, awalnya diperkirakan Kukar bisa naik menjadi juara tiga, akhirnya justru langsung melonjak menjadi juara umum.

Namun yang terpenting menurutnya, kedepan bagaimana para qari-qariah, tetap terus berlatih, terus meningkatkan prestasi diri, agar MTQ tahun depan di Malinau prestasi bisa dipertahankan.

Seperti deiketahui sebelumnya pada penutupan MTQ ke 34 Kaltim di Tarakan, Jumat (18/5) malam lalu Di Masjid Baitul Izzah Islamic Centre Tarakan, Kukar diumumkan sebagai juara umum.

Kukar meraih juara umum dengan jumlah nilai 54, unggul tipis satu poin dengan Samarinda (53) yang harus puas diperingkat kedua. Di susul lalu Kabupaten Berau (44) diperingkat ketiga. Kemudian berturut-turut diperingkat keempat ditempati Kutai Timur, disusul Kota Balikpapan, Kota Tarakan dan Kota Bontang. Di posisi kedelapan ada Kabupaten Tana Tidung, kesembilan ada Kabupaten Paser. Lalu diperingkat 10 ditempati Kabupaten Bulungan, lalu disusul Kabupaten Nunukan, Kabupaten Panajam Paser Utara, Kutai Barat dan Malinau. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/piala-bergilir-mtq-diarak-keliling-tenggarong.htm

Kawasan Tanjung Jadi Pusat Wisata Kuliner

TENGGARONG – , Kawasan Tanjung Kelurahan Panji Tenggarong di pinggir Sungai Mahakam Tenggarong akan dijadikan pusat wisata kuliner. Hal ini dalam rangka penataan kota, peningkatan pendapatan daerah sekaligus menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kutai Kartanegara. Selain kawasan Tanjung yang merupakan kawasan kuliner, Pemkab Kukar juga akan membenahi beberapa kawasan lainnya seperti Planetarium, Pasar Seni, Museum dan Pulau
Kumala.Planetarium akan dikembangkan tidak hanya ada beberapa studio pertunjukan tapi juga akan dilengkapi pertunjukan empat dimensi, sekaligus sebagai sarana untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Demikian dikatakan Totok Heru Subroto Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda Kukar di ruang kerjanya.
Supaya tidak menimbulkan keresahan warga, kawasan Tanjung yang memiliki dua sisi dari pengembangan dan penataan kota , Pemkab Kukar dalam waktu dekat akan melakukan pembebasan kawasan Tanjung untuk dijadikan kawasan kuliner. Sedangkan untuk menampung warga Tanjung akan direlokasikan ke kawasan program pemerintah yaitu program rumah sewa murah (RSM).
Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki banyak jenis kue dan masakan tradisonal yang mampu bersaing dengan makanan modern. Kekayaan kuliner ini yang akan terus dilestarikan dan dikembangan dengan menunjuk Kawasan Tanjung sebagai pusat kuliner di Kota Tenggarong.(vb/irwan)

sumber : http://www.vivaborneo.com/kawasan-tanjung-jadi-pusat-wisata-kuliner.htm

Pemkab Kukar Gelar Pembinaan Jasa Konstruksi

TENGGARONG – , Guna mewujudkan tertib penyelenggaraan serta memberikan pemahaman tentang kebijakan jasa konstruksi, Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pembinaan jasa konstruksi, Kamis (10/5) di ruang serbaguna kantor Bupati Kukar.
Acara tersebut diikuti penyelenggara jasa konstruksi di lingkungan Setkab Kukar, yaitu tediri atas penyedia, pengguna dan masyarakat jasa konstruksi.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan H Khairul Anwar mengatakan bahwa pemerintah bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap penyelenggra jasa konstruksi. Hal tersebut diatur dalam Undang Undang nomor 18 tahun 1999, Peraturan pemerintah nomor 30 tahun 2000, Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010.
Harapan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut, dikatakan Khairul yaitu untuk mewujudkan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa kontruksi yang kokoh, andal, berdaya saing tinggi dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. Selain itu juga guna mewujudkan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi yang menjamin kesetaraan pengguna jasa dan penyedia jasa, akan hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan jasa konstruksi.
“Serta tentunya untuk meningkatkan kepatuhan akan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” terangnya.
Sedangkan narasumber acara tersebut yaitu dari pusat pembinaan konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum RI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi dan Kepala Bagian Organisasi Setkab Kukar.
Materi yang disampaikan yaitu Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa pemerintah, dan kebijakan jasa konstruksi nasional, kelembagaan jasa konstruksi, serta layanan pengadaan secara elektronik. (vb/hayru)

sumber : http://www.vivaborneo.com/pemkab-kukar-gelar-pembinaan-jasa-konstruksi.htm

PT Hutama Karya Presentasi Perebahan Pylon Jembatan Kukar

TENGGARONG – , Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab. Kukar) dengan PT Hutama Karya (HK) Jakarta, selaku pemenang lelang proyek perebahan Pylon atau dua tiang penyangga utama Jembatan Kartanegara, yang menghubungkan dua Kecamatan, Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Senin (7/5) malam menggelar Presentasi Metode Kerja Perebahan Pylon, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong.

Presentasi tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Kukar, HM Ghufron Yusuf bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten dan didampingi Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekkab, Chairil Anwar dan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekkab, Eddy Damansyah.
Selain dihadiri para jajaran dari HK juga hadir sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dilingkungan Pemkab Kukar, sebut saja Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Cipta Karya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Satpol Pamong Praja (Satpol PP) dan Bagian Humas dan Protokol.
Ghufron Yusuf, mengatakan perebahkan pylon atau pilar utama Jembatan Kartanegara yang akan dilakukan perusahaan kontruksi raksasa di Tanah Air ini atau PT. Hutama Karya, sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Kukar agar perebahannya secepatnya dilakukan.
Sejak tragedi ambruknya Jembatan Kartanegara pada 26 November 2011 lalu. Jembatan yang merupakan kebanggan masyarakat Kukar dan salah satu jembatan gantung termengah di republik ini mengakibatkan perekonomian di Kukar menjadi terganggu. ” Oleh karena itu perebahan pylon tersebut diharapkan pembangunan di Kukar kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Ghufron.
Selanjutnya, Ghufron mengatakan kepada Bapak Ikwan selaku bagian Engeenering atau Tehnis dari PT HK bersama jajarannya, karena sebelumnya telah kita lakukan beberapa kali pertemuan dengan Kementrian PU di Jakarta beberapa hari yang lalu.
“Tentunya dari hasil pertemuan tersebut, kami bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten dan SKPD terkait yang hadir pada malam ini, bisa mengetahui lebih jelas melalui pemaparan yang disampaikan HK dalam Peresentasi Motode Kerja Perebahan Pylon sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama,” paparnya.
Ghufron juga menambahkan, bahwa pekerjaan ini memerlukan tahapan-tahapan yang ekstra hati-hati dan setelah mendengar penjelasan dari HK. Mereka akan mendatangkan crane, ponton dan alat-alat hydrolik untuk perebahan pylon dan ini perlu waktu.
Ia berharap jadwal yang telah dibuat oleh HK dalam rencana proyek ini tidak meleset. SKPD terkait juga diminta dapat memahami jadwal dan membantu proses pelaksanaan perebahan pylon tersebut. Supaya tidak menimbulkan resiko yang baru baik dari karyawannya maupun masyarakat yang di sekitarnya.
“Sekali lagi kami harapkan lebih cepat lebih bagus karena setelah perebahan ini kita akan punya gawean atau kerjaan baru berikutnya, yakni pembangunan jembatan baru di tempat yang sama, maka saya bilang ikan sepat, ikan gabus makin cepat makin bagus,” ujarnya.
Selain itu Dinas PU diminta mengamankan sisa-sisa kerangka jembatan karena akan menjadi aset daerah dan saatnya nanti akan diperlukan, guna membangun jembatan gantung yang ada dipedalaman, supaya kita lebih menghemat anggaran. Setelah mendapat kepastian dari PT HK kapan perebahan pylon tersebut, otomatis alur sungai mahakam akan di tutup siang dan malam selama 4 hari.
Sementara itu dalam paparan Peresentasi Metode Kerja Perebahan Pylon atau dua tiang penyangga utama Jembatan Kertanegara yang disampaikan Engeenering atau Tehnis HK, Ikwan mengatakan untuk hari H pelaksanaan perebahan pylon sendiri belum ditentukan kapan waktunya.
“Namun sebelum pylon dieksekusi, pihak kami terelebih dahulu akan melakukan presentasi sistem keamanan yang akan dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Saat akan dilakukan perebahan pylon akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat,” jelansya.
Rencananya HK akan merobohkan kedua pylon tersebut dalam waktu dekat ini, dengan metode atau cara kerja yakni mendorong pylon dengan alat yang tersedia, dan proses perobohan ini sesuai kontrak yang telah disepakati bersama, yaitu 90 hari.
Tahapan-tahapan yang akan dilakukan oleh HK, dikatakan Ikwan, antara lain tahap penelitian atau pengkajian Pylon sebagai acuan untuk menentukan metode perobohan, dan tahap perobohan.
Ikwan mengatakan, untuk merobohkan pylon tersebut HK akan mendatangkan alat-alat dari Jakarta. “Kita mendatangkan peralatan dari Jakarta seperti ponton dan crane dan peralatan hydrolik lainnya,” katanya.
HK menargetkan pada Mei mendatang kedua pylon sudah dirobohkan. Kegiatan tersebut sempat ada penawaran menggunakan metode peledakan dalam presentasi perobohan yang akan dilakukan HK, tetapi sempat ditolak lantaran sangat riskan. Sebab, lokasi peledakan berada dekat dengan komplek perkantoran Bupati. Batang pylon dan besi-besi bekas jembatan akan dilelang oleh Pemkab dengan perkiraan bisa mencapai harga Rp800 miliar lebih. (vb/rahman)

sumber : http://www.vivaborneo.com/pt-hutama-karya-presentasi-perebahan-pylon-jembatan-kukar.htm