sertifikat-bisa-dibatalkan

Posted On July 15, 2017 By In BEKIAS KEDIP MATA And 662 Views

INGAT..!! Menghambat Tol, Sertifikat Tanah Bisa Dibatalkan

Kasus Kepemilikan Lahan Tahura Akan Ditindaklanjuti

THOMAS PRIYANDOKO/KALTIM POST
SETENGAH JADI: Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi I dari Km 13 Balikpapan menuju Samboja terus berprogres. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meninjau jalan tol, hari ini (13/7).


Pembangunan tol Balikpapan-Samarinda masih dihadang persoalan lahan.

BALIKPAPAN – Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia akan meneliti kasus keluarnya sertifikat tanah di kawasan hutan lindung Kutai Kartanegara. Persoalannya, adanya kepemilikan lahan tersebut kini dianggap menghambat progres pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Sofyan Djalil mengatakan, masalah ini akan diteliti baik-baik oleh kementerian. Apakah ada masalah di administrasinya atau memang di Badan Pertanahan Nasional setempat.

“Tapi, dari kasus yang biasanya terjadi, masalahnya di administrasinya. Ada kekeliruan. Taman hutan raya (Tahura) batas-batasnya kebanyakan ada kekeliruan. Bahkan batasnya mana tidak jelas. Makanya banyak terjadi masalah lahan dengan kasus yang sama,” ucapnya usai acara penyerahan sertifikat hak atas tanah di Balikpapan International Convention Center, Dome, Kamis (13/7).

Yang terpenting, lanjut dia, jangan sampai sudah terbangun malah dipermasalahkan. Banyak kasus serupa, bahkan di kawasan tersebut sudah dibangun perkampungan. Ketidakjelasan lahan Tahura ini biasanya menjadi perkara. BPN mengeluarkan sertifikat, saat pengukuran lahan tersebut bukan termasuk hutan lindung, namun ternyata lahan tersebut termasuk Tahura.

Jika, ada kekeliruan administrasi tersebut sertifikat yang ada bisa pihaknya batalkan. Apakah ada kompensasi penggantiannya ia tidak menyebutkan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kaltim, Joko Sutiono mengatakan awal bulan puasa kemarin, kasus adanya sertifikat di hutan lindung, pihaknya sudah memproses kasus tersebut ke ranah hukum. Laporan sudah dimasukan ke TP4D kejaksaan tinggi (Kejati) setempat. “Masih dalam proses penyidikan. Siapa yang salah kami tidak tahu,” ucapnya.

Dia membeberkan, pihaknya tidak bisa melanjutkan pekerjaan karena di atas lahan tersebut, salah satu orang pemilik sertifikat tanah melakukan blokade area. Ia enggan menyebutkan atas nama siapa pemilik lahan tersebut.

Adapun, pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda melewati lahan tersebut sepanjang 200 meter. (aji/lhl/k15)

Sumber : http://kaltim.prokal.co/read/news/305847-ingat-menghambat-tol-sertifikat-tanah-bisa-dibatalkan.html

About