image2-2-1068x601

Posted On December 14, 2016 By In BEKIAS KEDIP MATA And 483 Views

Gadis 9 Tahun Tewas Terpanggang

Puluhan Rumah dan Bangsalan Ludes Terbakar di Tenggarong

image1-1-696x396

Kutai Kartanegara – Seorang gadis belia berusia 9 tahun bernama Maulida ditemukan tewas terpanggang dalam musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Beringin 2, Rt 35, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/12) siang pukul 14.10 Wita.

Jasadnya baru berhasil ditemukan sekitar pukul 16.15 Wita usai petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Satpol PP, Inafis Polres Kukar dan warga sekitar melakukan pencarian di puing-puing bangunan usai api di padamkan.

“ Korban ditemukan dalam posisi telentang disamping kloset di kamar mandi di bangsalan nomor tiga,” kata Kaur Inafis Polres Kukar Aipda Dian Heri Wahyudi kepada harian ini di lokasi kejadian.

Menurut informasi, jelas Dian, Maulida sempat keluar rumah bersama ibu dan adiknya yang digendong. Namun saat terjadi ledakan, Maulida terlepas dari tangan ibunya dan terkurung dalam kobaran api. Sementara ibunya tak dapat menolongnya dan langsung menyelamatkan diri bersama adiknya.

“ Nah saya juga bingung, bagaimana korban bisa berada di kamar mandi bangsalan nomor tiga, padahal korban ini tinggalnya di bangsalan nomor empat. Untuk itu besok (Rabu,Red.) kami akan melakukan olah TKP kembali dan saya harap selama tiga hari masyarakat jangan ada yang masuk ke dalam atau melewati garis polisi,” ujar Dian.

image6-696x392

Mengenai kondisi tubuh jasad Maulida, urai Dian, sudah hangus terpanggang. Kedua tangan dan kakinya sudah hancur dan terlepas dari tubuhnya.

“ Jadi hanya kepala dan badannya saja yang kita temukan, sementara yang lain sudah hancur menjadi serpihan,” tuturnya.

Usai dievakuasi, potongan jasad Maulida langsung dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dibawa menggunakan tandu ke dalam mobil ambuland. Kemudian jasadnya dibawa ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang guna menjalani visum.

Sementara itu, Uwik, tetangga Maulida mengatakan, waktu kebakaran terjadi dirinya sedang menonton televisi di bangsalan nomor satu tempatnya tinggal. Saat itu dirinya mendengar ibunya Maulida berteriak minta tolong sambil menyebut nama Maulida.

image3-696x392

“ Saya langsung keluar, saya pikir anaknya masuk dalam kolong rumah, ternyata saya lihat kebakaran. Saya langsung cepat-cepat ambil ember dan ingin menolong Maulida. Tapi sewaktu di depan pintu bangsalannya, televisi dalam rumah Maulida meledak dan api langsung menyambar seluruh isi rumah,” jelas Uwik, pria yang tinggal di bangsalan nomor satu ini.

Melihat api sudah membesar, Uwik beranggapan kalau Maulida sudah tak dapat diselamatkan. Uwik segera kembali ke bangsalannya untuk mengambil tabung gas dan sepeda motor miliknya.

“ Saya hanya sempat menyelamatkan sepeda motor saja mas. Baju aja apa yang saya pakai sekarang ini. Waktu saya ambil tabung gas kondisi dalam bangsalan sudah gelap karena asap tebal, sehabis itu saya bergegas menyelamatkan diri,” ungkap Uwik.

Kemudian Ketua Rt 35, Ahmad Nabhan (56) menerangkan, dalam kebakaran ini sebanyak 12 rumah tunggal dan 6 unit bangsalan terdiri dari 33 pintu ludes terbakar.

“ Itu baru data sementara dan akan terus kita data sampai lokasi kebakaran benar-benar aman. Selama enam tahun saya menjabat sebagai ketua Rt, baru kali ini kebakaran terjadi disini,” kata Nabhan.

Mengenai Maulida, kata Nabhan, merupakan anak pertama dari Bapak Hasbi dari dua bersaudara. Sementara Hasbi sendiri bekerja sebagai penjahit.

Selanjutnya Kapolsek Tenggarong AKP M Dahlan Djauhari mengatakan, kebakaran yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp 3 miliar itu berasal dari bangsalan yang dihuni Maulida sekeluarga. Menurut informasi, kebakaran ini diduga akibat kompor meledak saat ibu Maulida sedang memasak dan ditinggal berbaring.

“ Untuk sementara diduga karena kompor yang meledak akibat ibu korban meninggalkannya saat sedang memasak. Tapi kita akan menyelidiki lagi guna memastikan kebekarannya dan kita akan bekerjasama dengan Inafis Polres Kukar untuk melakukan olah TKP,” ucap Djauhari.

Pantauan dilapangan, kebakaran tersebut menjadi sorotan serius, apalagi sampai memakan korban jiwa. Bahkan Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen didampingi Kapolsek Tenggarong langsung meninjau lokasi kebakaran. Tak hanya itu, selain ada korban jiwa, dalam kebakaran itu seorang warga mengalami luka pada bagian perutnya akibat tertusuk ujung pagar usai turun dari atap rumah. Usai diselamatkan, warga itu langsung dilarikan ke rumah sakit. (bayu)

Sumber : https://www.1news.id/2016/12/gadis-9-tahun-tewas-terpanggang/

About