tinjau-lokasi-taman-teknologi-pertanian

Posted On December 18, 2018 By In Berita And 41 Views

BPTP Kaltim Serahkan Aset Taman Teknologi Pertanian ke Pemkab Kukar

Plt Bupati Kukar Edi Damansyah (kanan) didampingi Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim Muhamad Amin meninjau lokasi Taman Teknologi Pertanian di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.

TENGGARONG – Aset Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar diserahkan ke Pemkab Kukar dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim. Kehadiran TTP ini bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata pertanian (agrowisata) dan wisata pendidikan.
Pembangunan TTP harus berfungsi sebagai pusat penerapan teknologi di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan pengolahan pasca panen yang telah dikaji oleh lembaga penelitian, swasta, perguruan tinggi untuk diterapkan dalam skala ekonomi. Plt Bupati Kukar Edi Damansyah mengemukakan Kukar dipilih sebagai lokasi pembangunan fasilitas TTP satu-satunya di Kaltim.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Manajemen PT Kitadin yang telah menghibahkan lahan seluas 3 hektar untuk pembangunan TTP yang mengimplementasikan inovasi teknologi pertanian dalam mengembangkan komoditas unggulan pertanian, pemasaran serta wahana pembelajaran bagi masyarakat untuk bertukar ilmu dan pengembangan penemuan baru untuk kepentingan masyarakat.
Edi berharap, pengelolaan fasilitas TTP ini harus dilakukan secara profesional, mandiri dan dapat mendorong percepatan pembangunan pertanian dalam arti luas di Kukar. Selain itu, TTP juga menjadi pusat perbenihan jagung unggul dalam upaya mendukung salah satu program prioritas Pemkab Kukar, yakni Program Revolusi Jagung.
Kedepan, kehadiran TTP ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk sumber pembelajaran bagi warga Kaltim, khususnya Kukar.
Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim, Muhamad Amin mengemukakan, TPP merupakan inisiasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang dimulai pembangunannya sejak 2016. “Pemkab hanya menyiapkan lahannya dan lahan harus clear and clean. PT Kitadin bersinergi dengan pemerintah untuk menyerahkan lahan bekas tambangnya. Sedangkan Kementan membangunkan gedung dan segala fasilitas pendukungnya,” ujar Amin.
Ia mengemukakan, TTP sebagai model percontohan untuk pertanian terpadu, meliputi aspek pertanian, peternakan dan perikanan, yang berwawasan agribisnis serta berbasis sumber daya lokal. TTP Bangunrejo merupakan salah satu dari 100 TTP yang dibangun di Indonesia. Dan, TTP Bangunrejo merupakan satu-satunya yang dibangun di lahan pasca tambang batu bara.
Menurutnya, TTP bisa menjadi tempat bimbingan teknik, pelatihan, sumber informasi teknologi bagi warga Kaltim, termasuk Kukar. Ia berharap ke depan penganggaran diserahkan kepada Pemkab Kukar untuk mengelolanya nanti, termasuk penganggaran gaji. Pihak BPTP Kaltim akan terus melakukan pendampingan bersama Unikarta. “Semua sarana prasarana sudah lengkap di TTP, hanya beberapa yang perlu perbaikan akses jalannya yang kami serahkan kepada Pemkab Kukar untuk proses penganggarannya sehingga nanti kita enak masuk ke dalam, termasuk tempar parkir kendaraan,” kata Amin.
Pihak Kementan sudah membangunkan segala infrastruktunya, mulai bangunannya hingga peralatan pertanian di dalamnya lewat APBN dalam kurun waktu 3 tahun sejak 2016 lalu. Ke depan, Amin berharap Pemkab agar melengkapi kekurangan nanti pada saat operasional di lapangan. “Kalau masih ada yang perlu ditambah, kami serahkan pengelolaannya kepada Pemkab Kukar,” ucapnya. (*)

Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2018/12/17/bptp-kaltim-serahkan-aset-taman-teknologi-pertanian-ke-pemkab-kukar

About